Viral, Guru SMP Kirim Chat Mesum Ajak Siswinya "Kuda-kudaan"
BAGYNEWS.COM - Seorang guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan berinisial DD viral di media sosial setelah chat mesum yang dikirim kepada siswinya tersebar luas.
Potongan percakapan lewat aplikasi WhatsApp (WA) antara guru dan siswa yang diduga dilakukan pada dini sekitar pukul 00.22 WIB itu bocor hingga menghebohkan warga Prabumulih. Oknum guru mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial (IPS) itu diduga mengajak muridnya untuk berbuat mesum hingga berhubungan badan.
Roni, kepala SMP itu mengaku sudah menerima laporan terkait chat mesum seorang oknum guru mereka kepada salah satu murid perempuan.
"Kami langsung melaporkannya kepada Dinas Pendidikan serta Inspektorat untuk ditindaklanjuti,” kata Roni saat dikonfirmasi wartawan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Prabumulih A Darmadi mengatakan oknum guru DD saat ini sedang dalam proses sanksi.
“Sebagai langkah awal kita bebaskan dari tugasnya sebagai guru dan dimutasi dari sekolah tersebut agar tidak menimbulkan keresahan lebih jauh di lingkungan sekolah." kata Darmadi, Kamis 28 Agustus 2025
Namun, langkah mutasi oleh Dinas Pendidikan menuai kritik dari warga dan para guru lainnya. Mereka menilai mutasi bukanlah solusi tepat untuk kasus yang mencoreng dunia pendidikan.
“Sebaiknya diberhentikan saja. Ini menyangkut keselamatan anak-anak. Kalau hanya dipindahkan, dikhawatirkan kejadian serupa akan terulang,” kata seorang guru SMP negeri di Prabumulih yang tak mau mamanya dipublikasi.
Mereka menilai kasus pelecehan seksual, apalagi yang dilakukan oleh tenaga pendidik terhadap muridnya, adalah pelanggaran berat yang tidak bisa ditoleransi.
“Guru itu seharusnya menjadi teladan bukan seorang predator. Kalau dibiarkan, ini akan menghancurkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah,” kata guru itu.
Orang tua yang mengetahui chat mesum oknum guru ke murid, menimbulkan keresahan dan ketakutan di orang tua. Banyak yang khawatir anak-anak mereka menjadi korban berikutnya. Kini, banyak orang tua mulai tidak tenang melepas anak ke sekolah.
"Trauma, takut kalau anak-anak jadi korban. Apalagi kalau benar sudah banyak siswa yang pernah mendapat chat mesum dari guru itu,” ungkap Yanti, wali murid yang anaknya sekolah di SMP tersebut.
Dampaknya, lanjut dia, kini banyak murid merasa takut, tertekan, dan kehilangan rasa aman ketika berada di lingkungan pendidikan. Padahal, sekolah seharusnya menjadi tempat paling aman bagi anak-anak untuk belajar dan berkembang. ()
sumber: beritasatu.com