BAGYNEWS.COM - Kolesterol, baik yang masih dalam batas normal maupun yang tinggi, merupakan indikator kunci yang sangat menentukan risiko seseorang mengembangkan penyakit jantung.
Data dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menunjukkan bahwa puluhan juta orang dewasa di Amerika Serikat memiliki kadar kolesterol tinggi atau di ambang batas.
Mereka aktif mencari cara alami untuk menurunkan angka tersebut, dan di tengah berbagai tip kesehatan yang beredar, muncul pertanyaan umum, benarkah kebiasaan sehat minum air putih dapat membantu menurunkan kolesterol?
Untuk menjawab pertanyaan ini, tiga pakar kesehatan, termasuk kardiolog pencegahan Dr. Tracey Paeschke, serta ahli diet Sapna Peruvemba dan Jamie Baham, memberikan pandangan ahli mereka mengenai peran hidrasi optimal dalam menjaga kesehatan jantung.
Menurut Dr Tracey Paeschke, kardiolog pencegahan, secara teknis dan langsung, minum air tidak serta merta menurunkan kadar kolesterol. Kadar kolesterol tinggi sering kali disebabkan oleh faktor-faktor kompleks seperti penyakit hati atau ginjal kronis, diabetes, hipotiroidisme, obesitas, hingga riwayat keluarga.
"Tidak ada satu pun dari penyebab utama ini yang dipengaruhi secara langsung hanya dengan seberapa banyak air yang Anda minum," jelas Dr Paeschke dikutip AOL, Senin 29 Desember 2025
Meskipun bukan "obat mujarab," ahli diet Sapna Peruvemba menjelaskan bahwa hidrasi yang memadai dapat mendukung manajemen kolesterol. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa minum air dapat sedikit menurunkan kadar lipid darah (lemak dalam darah).
Namun, Peruvemba menekankan bahwa hidrasi harus dipandang sebagai strategi pelengkap yang berjalan beriringan dengan terapi yang sudah mapan. Strategi utama untuk menurunkan kolesterol adalah melalui diet sehat, olahraga teratur, dan penggunaan obat-obatan yang diresepkan. Air hanya membantu mendukung efektivitas dari strategi-strategi inti tersebut.
Meskipun efeknya tidak langsung terhadap kadar lemak darah, minum air putih memainkan peran penting dalam kesehatan jantung dan proses pembuangan kolesterol secara tidak langsung. Berikut beberapa peranannya yang perlu disimak:
Mendukung Serat
Air sangat vital untuk memastikan pergerakan usus yang sehat, yang membantu membuang kolesterol yang terikat pada serat makanan melalui feses. Jamie Baham, ahli diet terdaftar, menjelaskan bahwa dehidrasi dapat menyebabkan sembelit (constipation), yang menghambat proses alami tubuh dalam membuang kolesterol.
Menghindari Minuman Manis
Semakin banyak air yang Anda minum, semakin sedikit kemungkinan Anda mengonsumsi minuman manis yang mengandung gula. Studi menunjukkan, konsumsi minuman manis yang tinggi dikaitkan dengan kadar trigliserida dan kolesterol LDL ("jahat") yang lebih tinggi. Minuman manis memicu lonjakan insulin, yang memberi sinyal pada tubuh untuk memproduksi lebih banyak kolesterol.
Mengontrol Nafsu Makan
Ahli diet Sapna Peruvemba menambahkan bahwa minum air yang cukup juga dapat mencegah kebingungan antara rasa haus dan lapar, yang seringkali menyebabkan Anda mengonsumsi makanan tidak sehat yang dapat meningkatkan kolesterol.
Intinya, minum air yang cukup jelas merupakan pendukung kuat untuk menurunkan kolesterol, tetapi itu tidak dapat digunakan sebagai rencana perawatan tunggal. Air tidak akan secara langsung memangkas kadar kolesterol Anda. Namun, hidrasi yang cukup akan mempermudah Anda dalam membuat keputusan gizi yang lebih baik, seperti mengonsumsi makanan berserat, yang pada akhirnya akan membantu menurunkan angka kolesterol Anda, sekaligus mendukung kesehatan jantung secara keseluruhan. ()
sumber: beritasatu.com
© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex
