Siak / Sabtu, 10 Januari 2026 12:18 WIB

Harimau Muncul di Areal Kebun Sawit Milik Koperasi di Siak

BAGYNEWS.COM - Harimau Sumatera ditemukan warga Desa Teluk Mesjid, Kecamatan Sei Apit, Kabupaten Siak di areal perkebunan milik koperasi.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suparyono, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti informasi itu dan tim telah diturunkan ke lokasi.

Suparyono menjelaskan, harimau terlihat oleh warga bernama Zulfikar alias Fikar pada Kamis 8 Januari 2026 sekitar pukul 19.00 WIB di RT 02/RW 07 Dusun 04, Desa Teluk Masjid.

Saat itu, Zulfikar bersama dua rekannya hendak memancing di lahan Koperasi Tinera Jaya. Dua rekannya berangkat lebih dahulu, sementara Zulfikar menyusul menggunakan sepeda motor.

Dari kejauhan, Zulfikar melihat sorot mata dan mengira berasal dari sapi. Namun, setelah mengarahkan senter ke arah kebun, ia melihat seekor Harimau Sumatera dengan jarak sekitar empat meter dari posisinya.

Harimau tersebut berada di seberang parit yang membatasi jalan dan kebun. Terkejut dengan kejadian itu, Zulfikar segera menjauh dan berhenti di sebuah pondok pekerja koperasi untuk memberi tahu rekan-rekannya serta menyarankan agar mereka berlindung di pondok.

Suparyono mengungkapkan dari pengecekan tim BBKSDA bersama aparatur desa setempat, tim menemukan jejak kaki harimau dewasa di area perkebunan sawit milik Koperasi Tinera Jaya.

"Ditemukan jejak Harimau Sumatera berukuran sekitar 12 sentimeter pada titik koordinat 1,047200 Lintang Utara dan 102,155600 Bujur Timur," kata Suparyono, Sabtu 10 Januari 2026

Berdasarkan hasil pengamatan, diperkirakan hanya satu ekor harimau yang melintas di lokasi tersebut. Lokasi perjumpaan berada di perkebunan sawit dengan status Areal Penggunaan Lain (APL).

Sementara itu, arah jejak harimau mengarah ke kawasan Hutan Produksi (HP) yang berjarak sekitar empat kilometer dari lokasi perjumpaan.

Sebagai langkah antisipasi, BBKSDA Riau telah melakukan sosialisasi dan memberikan imbauan kepada masyarakat melalui pemerintah desa.

"Warga diminta untuk tetap waspada, tidak beraktivitas sendirian, dan lebih mengutamakan kegiatan secara berkelompok," pinta Suparyono.

Selain itu, masyarakat juga diimbau menghindari aktivitas terlalu pagi, terlalu sore, serta menghentikan aktivitas pada malam hari yang merupakan jam aktif Harimau Sumatera.

“Kami juga meminta agar setiap informasi terbaru terkait keberadaan satwa segera dilaporkan kepada petugas BBKSDA Riau, Babinsa, atau Bhabinkamtibmas,” ujar Suparyono.

BBKSDA Riau, lanjutnya, akan terus melakukan pemantauan perkembangan di lapangan guna memastikan keamanan masyarakat serta kelestarian satwa liar. (bgn/ckp)

Siak

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex