Ayah Tiri Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Balita di Inhu Diringkus Polisi
BAGYNEWS.COM - Polsek Pasir Penyu mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang balita perempuan berusia satu tahun di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Ironisnya, terduga pelaku merupakan ayah tiri korban sendiri.
Kapolres Inhu, AKBP Eka Ariandy Putra, melalui Kasi Humas Aiptu Misran, membenarkan penangkapan tersebut dan menegaskan bahwa pihaknya memberikan perhatian khusus pada kasus ini.
"Polsek Pasir Penyu telah mengamankan terduga pelaku. Saat ini proses hukum sedang berjalan dengan mengedepankan perlindungan anak serta menjaga kerahasiaan identitas korban secara ketat," ujar Misran, Jumat 6 Februari 2026.
Aksi bejat tersebut diduga terjadi pada pertengahan Januari 2026 di kediaman mereka. Kasus ini mulai terkuak setelah ibu kandung korban merasa curiga dengan kondisi fisik anaknya yang tidak wajar. Didorong rasa cemas, sang ibu memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Merespons laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Pasir Penyu melakukan penyelidikan, mulai dari olah TKP, pemeriksaan saksi, hingga pendampingan medis bagi korban.
"Berdasarkan bukti-bukti awal, tim langsung mengidentifikasi keberadaan pelaku. Terduga pelaku ditangkap tanpa perlawanan di sekitar wilayah tempat tinggalnya pada Selasa 3 Februari 2026," tambah Misran.
Saat ini, pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Pasir Penyu. Penyidik menerapkan Pasal 418 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak.
Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti untuk memperkuat proses penyidikan.
Polres Inhu menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap pelaku kekerasan terhadap anak tanpa pandang bulu.
"Anak adalah amanah yang wajib dilindungi. Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian. Segera lapor jika mencurigai adanya indikasi kekerasan terhadap anak di lingkungan sekitar. Peran keluarga dan masyarakat sangat vital untuk memastikan anak-anak tumbuh di lingkungan yang aman," pungkasnya. (bgn/rac)