SOSMED / Jum'at, 06 Februari 2026 19:27 WIB

Viral Video 'Cukur Kumis' di TikTok: Isu Penangkapan Pemeran Masih Belum Terverifikasi

​BAGYNEWS.COM -Jagat media sosial, khususnya platform TikTok, tengah dihebohkan oleh tren video bertajuk "Cukur Kumis". Seiring dengan viralnya konten tersebut, narasi mengenai penangkapan sosok wanita berhijab yang ada dalam video mulai beredar luas. 

Namun, hingga saat ini, kebenaran informasi tersebut masih belum terverifikasi secara resmi.

​Melansir pantauan linimasa pada Jumat 6 Februari 2026, penyebaran video pendek ini memicu beragam spekulasi dari warganet. Klaim penangkapan mulai muncul melalui unggahan ulang (repost), tangkapan layar, hingga video reaksi dari sejumlah kreator konten.

​Meski narasi penangkapan dipercayai sebagian pengguna, hasil penelusuran menunjukkan belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian yang membenarkan adanya status hukum maupun identitas perempuan dalam video tersebut. Sebagian besar konten yang menampilkan adegan dramatis penangkapan terindikasi hasil rekayasa atau penyuntingan gambar yang tidak berkaitan dengan peristiwa asli.

​Fakta di Balik Video Viral
​Berdasarkan pengamatan digital, video yang memicu kontroversi ini memiliki durasi sekitar 15 detik. Rekaman tersebut menampilkan seorang perempuan berkerudung hitam di sebuah ruangan dengan pencahayaan minim.

​Beberapa poin yang menjadi sorotan warganet dalam video tersebut meliputi:
​Interaksi dalam video, terdapat adegan di mana dagu perempuan tersebut disentuh oleh seorang pria di luar bingkai kamera, diikuti ekspresi wajah yang kemudian diperdebatkan publik.
​Efek visual, penggunaan efek gerak lambat (slow motion) serta musik latar bernuansa K-Pop diduga menjadi faktor utama konten ini cepat menyebar secara algoritmik di TikTok.

​Akun Terkait dan Privasi Digital
​Salah satu akun yang disebut-sebut terkait dengan video ini adalah @melmel_ffk, yang sebelumnya aktif mengunggah konten vlog harian dan permainan daring. Kabar menyebutkan akun tersebut berbasis di Medan. Namun, setelah video "Cukur Kumis" menjadi konsumsi publik secara masif, akun tersebut kini terpantau dalam status privat, diduga guna membatasi akses akibat lonjakan trafik dan komentar warganet.

​Masyarakat diharapkan lebih bijak dan cermat dalam mencerna informasi di media sosial. Pola penyebaran konten sensasional demi mengejar jumlah tayangan (view) seringkali mengabaikan fakta sebenarnya.

​Hingga berita ini diturunkan, identitas pemeran maupun isu penangkapan masih bersifat spekulatif. Publik diimbau untuk menunggu keterangan resmi dari otoritas terkait dan tidak ikut menyebarkan kabar yang berpotensi merugikan pihak tertentu tanpa bukti yang sah. ()

sumber: telisik

SOSMED

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex