Buka Musrenbang Limapuluh, Wali Kota Agung Nugroho: Aspirasi Rakyat Adalah Kompas Pembangunan
BAGYNEWS.COM - Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Limapuluh, Rabu 11 Februari 2026.
Forum ini ditegaskan sebagai wadah strategis dalam menyerap aspirasi masyarakat guna menentukan arah kebijakan pembangunan Kota Pekanbaru ke depan.
Dalam arahannya, Wali Kota menekankan pentingnya keterlibatan langsung masyarakat dalam perencanaan anggaran, khususnya untuk tahun 2027.
"Saya memilih turun langsung ke setiap kecamatan karena masukan dari warga merupakan kompas utama kami dalam menyusun kebijakan. Kami ingin memastikan program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat," ujar Agung Nugroho.
Agung memaparkan, setelah sukses melakukan pengaspalan di sejumlah titik ruas jalan di Kecamatan Limapuluh tahun lalu, Pemko Pekanbaru akan menuntaskan pekerjaan rumah yang tersisa. Salah satu prioritas utama adalah perbaikan akses di depan SPBU Jalan Tanjungbatu, kawasan yang berdekatan dengan Pelabuhan Sungai Duku.
"Berkat dukungan anggota DPRD, jalan di Tanjungbatu yang selama ini dikeluhkan akan segera kita tingkatkan kualitasnya dengan konstruksi beton agar lebih tahan lama dan nyaman bagi pengguna jalan," jelasnya.
Selain infrastruktur jalan, Pemko Pekanbaru telah menyiapkan anggaran tahun 2026 untuk pembangunan sarana olahraga yang sekaligus berfungsi sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH). Fasilitas ini diharapkan menjadi pusat interaksi sosial bagi warga Limapuluh.
Sektor kebersihan juga menjadi perhatian serius. Wali Kota mengapresiasi peran Lembaga Pengelola Sampah (LPS) dan mengumumkan penempatan satu unit kendaraan operasional khusus di tingkat kecamatan, didukung oleh sepuluh personel terlatih.
"Target kami sangat spesifik: pembersihan drainase sepanjang 20 meter per petugas setiap harinya. Dengan sepuluh personel, kita bisa memastikan 200 meter drainase di wilayah ini bersih setiap hari guna meminimalkan risiko banjir," ungkap Agung.
Menutup sambutannya, Wali Kota meminta masyarakat untuk proaktif melaporkan kondisi ruas jalan poros atau jalur penghubung utama yang membutuhkan penanganan segera. Ia juga membuka ruang diskusi terkait kebutuhan fasilitas pendidikan tambahan di wilayah Kecamatan Limapuluh.
"Aspirasi ini sangat berharga bagi kami. Tujuannya satu: agar setiap rupiah dari APBD yang dikucurkan benar-benar tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan langsung oleh warga," pungkasnya. ()