Riau Siaga Karhutla: 229 Titik Panas Terdeteksi, Bengkalis Jadi Penyumbang Terbesar
BAGYNEWS.COM - Lonjakan titik panas (hotspot) kembali mengancam wilayah Provinsi Riau.
Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru pada Minggu 15 Februari 2026 pagi, terdeteksi sebanyak 229 titik panas yang tersebar di Bumi Lancang Kuning.
Angka ini menempatkan Riau sebagai wilayah dengan jumlah hotspot tertinggi di Pulau Sumatera, jauh melampaui provinsi tetangga lainnya.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Sanya G, menjelaskan, total hotspot di Pulau Sumatera mencapai 285 titik. Dari jumlah tersebut, Riau mendominasi dengan 229 titik. Sebagai perbandingan, sebaran di provinsi lain terpantau jauh lebih rendah: Kepulauan Riau 31 titik, Bangka Belitung 16 titik
Jambi: 3 titik, Aceh & Bengkulu: masing-masing 2 titik, Sumut, Lampung, & Inhu masing-masing 1 titik.
Kabupaten Bengkalis menjadi sorotan utama setelah terdeteksi memiliki 206 titik panas. Dari jumlah tersebut, empat titik berada pada tingkat kepercayaan (confidence) tinggi, yang mengindikasikan kuatnya aktivitas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di lapangan.
"Titik dengan tingkat kepercayaan tinggi tersebut terpantau di wilayah Kecamatan Bengkalis dan Pulau Rupat," ungkap Sanya.
Selain Bengkalis, sebaran titik panas di Riau juga terdeteksi di beberapa wilayah lain: Pelalawan 8 titik, Siak 7 titik, Kepulauan Meranti: 4 titik,Indragiri Hilir 2 titik, Dumai & Indragiri Hulu: masing-masing 1 titik.
BMKG memperingatkan bahwa peningkatan drastis jumlah hotspot ini harus segera diwaspadai oleh seluruh pemangku kepentingan. Kondisi lahan yang mulai mengering menjadi bahan bakar yang sangat mudah tersulut api.
"Kami mengimbau seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan secara tegas melarang aktivitas pembakaran lahan. Pemantauan satelit akan terus kami lakukan secara berkala untuk memitigasi risiko perluasan kebakaran," pungkas Sanya. (bgn/rac)