Wabup Mukhlisin Pimpin Rapat Pembentukan BUMD Kuansing, Fokus pada Studi Kelayakan
BAGYNEWS.COM - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menggelar rapat koordinasi tindak lanjut pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kuantan Singingi, H. Mukhlisin, di Ruang Rapat Wakil Bupati, Senin 23 Februari 2026
Pembentukan BUMD ini diproyeksikan sebagai instrumen untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperkuat struktur ekonomi lokal, serta mengoptimalkan pengelolaan potensi daerah secara profesional dan berkelanjutan.
Dalam arahannya, Wabup Mukhlisin menegaskan bahwa proses pembentukan BUMD harus dilakukan secara matang dan wajib merujuk pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Langkah ini selaras dengan instruksi Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby.
Salah satu poin krusial yang dibahas adalah kewajiban menyusun studi kelayakan (feasibility study).
Kajian ini akan menganalisis secara mendalam berbagai aspek, mulai dari potensi usaha, prospek pasar, aspek hukum, hingga dampak ekonomi bagi daerah.
“Pembentukan BUMD tidak boleh terburu-buru. Harus diawali dengan studi kelayakan yang komprehensif agar unit usaha yang dijalankan benar-benar produktif, memiliki prospek yang jelas, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kuansing,” tegas Mukhlisin.
Wabup juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk bersinergi dalam menyiapkan dokumen dan kajian teknis yang diperlukan. Kerja sama lintas sektoral ini penting agar proses pembentukan berjalan sesuai dengan tahapan dan target waktu yang telah ditetapkan.
Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat teras di lingkungan Setda Kuantan Singingi, di antaranya: para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Inspektur Daerah, perwakilan Bappeda, BPKAD, Bapenda, dan Kesbangpol, perwakilan Dinas Kopdagrin, Dinas Perkebunan, Dinas PUPR, dan Dinas Pariwisata.
Melalui pembentukan BUMD ini, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi berharap dapat menciptakan tata kelola potensi daerah yang lebih mandiri dan kompetitif di masa depan.(bgn/rls)