Pasar Peranap Membara, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Kobaran Api
BAGYNEWS.COM - Kawasan Pasar Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu, mendadak mencekam pada Selasa 24 Februari 2026 malam sekitar pukul 20.00 WIB. Amukan si jago merah dilaporkan melalap sejumlah bangunan di area pasar, memicu kepanikan luar biasa di kalangan pedagang dan warga sekitar.
Pantauan di lokasi menunjukkan kobaran api yang cukup besar membumbung ke langit, menghanguskan bangunan kayu dan semi-permanen di area pasar. Ratusan warga dan pedagang tampak berhamburan menyelamatkan diri serta mencoba mengevakuasi barang dagangan ke tempat yang lebih aman.
Teriakan histeris dan upaya pemadaman mandiri dengan alat seadanya mewarnai situasi sebelum armada pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian.
Merespons laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Peranap, Koramil 05/Peranap, Satpol PP, dan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) segera dikerahkan.
Tampak mengawal langsung proses pemadaman di lokasi kejadian, Kapolsek Peranap Iptu Yopi Ferdian, S.H., M.H., M.Si.
Danramil 05/Peranap: Kapten Inf Awatrianson, Camat Peranap: Benny Aferta.
Petugas bahu-membahu melokalisir api agar tidak merembet ke pemukiman padat penduduk di sekitar pasar. Meski angin bertiup cukup kencang yang menyulitkan proses pemadaman, kerja keras tim gabungan perlahan mulai membuahkan hasil dalam menjinakkan titik api utama.
Hingga berita ini diturunkan, sumber pasti api masih menjadi misteri. Pihak berwenang saat ini tengah fokus pada proses pendinginan (cooling down) area pasar guna memastikan api tidak kembali menyala dari sisa-sisa reruntuhan.
“Kami belum mengetahui secara persis asal mula api. Saat ini fokus utama adalah pemadaman total. Setelah situasi kondusif, pihak kepolisian akan segera melakukan olah TKP untuk mengidentifikasi penyebab pasti kebakaran ini,” ujar Camat Peranap, Benny Aferta, di lokasi kejadian.
Sejauh ini, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai angka yang cukup besar. Pihak Kepolisian mengimbau warga agar tidak mendekat ke area terdampak demi keselamatan dan kelancaran proses penyelidikan lebih lanjut. ()