Nasional / Selasa, 24 Februari 2026 15:57 WIB

Ramai Disorot, BGN Klarifikasi Dana MBG: Bahan Makanan Hanya Rp8.000 Hingga Rp10.000 per Porsi

BAGYNEWS.COM - Badan Gizi Nasional buka suara terkait polemik anggaran Program Makan Bergizi Gratis yang ramai diperbincangkan di media sosial.

Klarifikasi ini muncul setelah beredarnya konten yang menyebut nilai anggaran per porsi mencapai Rp15.000, namun dinilai tidak sebanding dengan isi makanan yang diterima.

Wakil Kepala Badan Bidang Komunikasi dan Investigasi BGN, Nanik S. Deyang, menegaskan, anggaran bahan baku makanan dalam program MBG sebenarnya berada di kisaran Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi, bukan Rp15.000 seperti yang banyak beredar.

“Anggaran bahan makanan untuk balita/PAUD/TK/RA serta SD/MI kelas 1–3 sebesar Rp8.000 per porsi. Sementara untuk SD/MI kelas 4 ke atas hingga ibu menyusui sebesar Rp10.000 per porsi,” ujar Nanik, Selasa 24 Februari 2026

Ia menjelaskan angka Rp13.000 hingga Rp15.000 yang selama ini disebut sebagai anggaran per porsi tidak seluruhnya dialokasikan untuk bahan makanan.

Sebagian dana tersebut digunakan untuk biaya operasional dan insentif bagi mitra atau yayasan pelaksana program.

BGN merinci, dari total anggaran per porsi, terdapat alokasi sekitar Rp3.000 untuk kebutuhan operasional.

Biaya tersebut mencakup berbagai komponen pendukung, seperti pembayaran listrik, air, gas, internet, hingga bahan bakar kendaraan distribusi.

Selain itu, dana operasional juga digunakan untuk insentif relawan pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, guru penanggung jawab (PIC), kader posyandu yang mendistribusikan makanan, hingga pembayaran BPJS Ketenagakerjaan relawan.

Tak hanya itu, anggaran tersebut juga mencakup pembelian alat pelindung diri, perlengkapan kebersihan, serta operasional kepala SPPG dan timnya.

Dengan demikian, BGN menegaskan bahwa dana program MBG tidak semata-mata untuk bahan makanan, melainkan mencakup seluruh ekosistem pendukung pelaksanaan program.

Penjelasan ini diharapkan dapat meluruskan persepsi publik terkait nilai anggaran MBG yang sempat menimbulkan polemik.

BGN juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi secara utuh.

Program MBG sendiri dirancang untuk meningkatkan pemenuhan gizi kelompok rentan, termasuk balita, siswa sekolah dasar, dan ibu menyusui.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program tersebut ()

sumber: gelora

Nasional

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex