Riau / Rabu, 04 Maret 2026 19:53 WIB

Karhutla di Riau Capai 1.041 Hektare, Lima Kabupaten Resmi Tetapkan Status Siaga Darurat

BAGYNEWS.COM - Seiring meningkatnya kemunculan titik panas (hotspot) di Provinsi Riau, upaya penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus diperketat. 

Hingga saat ini, tercatat lima kabupaten telah resmi menetapkan status Siaga Darurat Karhutla guna mempercepat langkah mitigasi di lapangan.

​Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, M. Edy Afrizal, melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Jim Gafur, mengungkapkan kelima daerah tersebut meliputi Kabupaten Pelalawan, Indragiri Hilir (Inhil), Bengkalis, Siak, dan Kampar.

​Menyikapi eskalasi titik api, Jim Gafur meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata, mulai dari pelaksanaan apel siaga hingga penguatan sinergi antar-pemangku kepentingan (stakeholders).

​"Kami meminta daerah meningkatkan deteksi dini melalui patroli rutin dan groundchecking di titik-titik panas. Penanganan harus dilakukan dengan cepat begitu api ditemukan agar tidak meluas," tegas Jim, Rabu 4 Maret 2026.

​Selain teknis pemadaman, BPBD Riau juga menekankan pentingnya sosialisasi intensif dengan mengimbau masyarakat melalui perangkat desa dan camat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Menyiagakan personel, peralatan, serta memastikan ketersediaan anggaran operasional pencegahan.

Memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, Manggala Agni, dunia usaha, relawan, hingga akademisi. Melakukan upaya pembasahan (intervensi air) pada lahan gambut yang rawan terbakar.

​Berdasarkan data terbaru, Karhutla telah melanda 11 kabupaten/kota di Riau sejak awal tahun ini. Total luasan lahan yang hangus terbakar telah mencapai 1.041,74 Hektare (Ha).

​Berikut adalah rincian luasan Karhutla di 11 wilayah terdampak, Pelalawan 612,30 Ha, Bengkalis 201,01 Ha, Indragiri Hilir (Inhil) 64,70 Ha,vSiak 63,53 Ha, Dumai 30,52 Ha, Kampar 29,50 Ha, Pekanbaru 14,08 Ha, Kepulauan Meranti 13,40 Ha, Rokan Hilir (Rohil) 10,00 Ha dan Kuantan Singingi (Kuansing) 1,50 Ha serta Indragiri Hulu (Inhu) 1,20 Ha

Dengan Kabupaten Pelalawan sebagai wilayah terdampak paling luas, BPBD Riau mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca yang mulai memasuki musim kering. (bgn/rac)

Riau

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex