Gelar Doa Bersama Anak Yatim, Bupati Anton Mohon Restu Jelang Ibadah Umrah
BAGYNEWS.COM - Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti Pendopo Rumah Dinas Bupati Rokan Hulu pada Sabtu malam 7 Maret 2026. Menjelang keberangkatannya menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci, Bupati Rokan Hulu, Anton, bersama keluarga menggelar doa bersama sekaligus buka puasa dengan puluhan anak yatim.
Acara ini menjadi momen spesial bagi Bupati Anton untuk berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan sebelum bertolak menuju Arab Saudi pada Minggu 8 Maret 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Anton menekankan, memperhatikan kesejahteraan anak yatim bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan amanah agama yang harus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat.
"Anak-anak yatim adalah tanggung jawab kita bersama. Kehadiran mereka di tengah kita adalah pengingat untuk selalu bersyukur. Mereka harus selalu kita perhatikan, kita sayangi, dan kita bahagiakan," ujar Anton dengan nada haru.
Bupati secara khusus memohon doa tulus dari anak-anak yatim dan masyarakat Rokan Hulu agar perjalanan ibadahnya bersama keluarga diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran tanpa hambatan berarti.
Tak hanya itu, di sela-sela kegiatan, orang nomor satu di Negeri Seribu Suluk ini juga menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh lapisan masyarakat.
"Saya memohon maaf kepada seluruh masyarakat Rokan Hulu jika dalam menjalankan amanah kepemimpinan ini masih terdapat kekurangan atau harapan warga yang belum sepenuhnya terpenuhi. Semoga ke depan, sinergi kita semakin kuat untuk membangun daerah yang lebih baik," ungkapnya.
Rona bahagia terpancar dari wajah anak-anak yatim yang hadir. Salah satu perwakilan anak yatim mendoakan agar Bupati Anton tetap amanah dan selalu dalam lindungan Allah SWT selama memimpin daerah.
Sebagai bentuk kepedulian nyata, Bupati Anton menutup rangkaian acara dengan menyerahkan santunan dan bantuan kepada seluruh anak yatim yang hadir. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka dalam menjalani ibadah puasa dan menyambut Idulfitri.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol silaturahmi, tetapi juga mempertegas sisi humanis pimpinan daerah yang tetap mengutamakan kedekatan dengan masyarakat kecil di tengah kesibukan menjalankan tugas negara maupun ibadah pribadi. (bgn/RS)