Komposisi 30.300 ANS Pemprov Riau: 56,8 Persen P3K, 42,3 Persen PNS
AGYNEWS.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Tahun 2025 dalam rapat paripurna di DPRD Riau, Senin 9 Maret 2026
Dalam laporan yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Syahrial Abdi, terungkap kekuatan sumber daya manusia (SDM) birokrasi menjadi tumpuan utama dalam melayani 7,1 juta penduduk Riau.
Sekda memaparkan, sepanjang tahun 2025, Pemprov Riau didukung oleh 30.300 orang ASN yang tersebar di berbagai unit kerja untuk memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik berjalan optimal.
Komposisi ASN tersebut menunjukkan pergeseran paradigma birokrasi dengan dominasi tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang lebih besar dibandingkan Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Rinciannya sebagai berikut:
Tenaga PPPK sebanyak 17.216 orang atau sekitar 56,8% dari total keseluruhan ASN.
Tenaga PNS sebanyak 13.084 orang atau sekitar 43,2% dari total keseluruhan ASN.
Penggunaan tenaga PPPK yang mencapai lebih dari setengah total jumlah ASN ini mencerminkan langkah strategis Pemprov Riau dalam pemenuhan kebutuhan tenaga profesional di sektor-sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, dan pelayanan teknis lainnya.
Kekuatan 30.300 ASN tersebut menjadi motor penggerak bagi Pemprov Riau dalam mencapai target-target makro pembangunan. Berdasarkan laporan tersebut, kinerja birokrasi yang didukung oleh tenaga ASN ini berhasil mencatatkan beberapa capaian signifikan selama tahun 2025:
Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Mencapai 76,31 poin, melampaui angka nasional yang berada di level 75,90 poin.
Penurunan Kemiskinan: Tingkat kemiskinan Riau ditekan hingga 6,30 persen, jauh di bawah angka nasional sebesar 8,25 persen.
Pertumbuhan Ekonomi: Berhasil naik signifikan menjadi 4,79 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 3,52 persen.
Tingkat Pengangguran Terbuka: Berhasil dijaga di angka 4,16 persen, lebih baik dibandingkan rata-rata nasional sebesar 4,85 persen.
Sekda menegaskan, meskipun realisasi pendapatan daerah tahun 2025 mencapai Rp8,30 triliun (87,64 persen dari target), kinerja birokrasi yang dilakukan oleh puluhan ribu ASN tersebut tetap akan terus dievaluasi dan ditingkatkan efektivitasnya guna memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Riau.(bgn/ckp)