Nasional / Sabtu, 14 Maret 2026 19:16 WIB

Antisipasi Dampak Perang Global, Presiden Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Hemat BBM

BAGYNEWS.COM - Presiden Prabowo Subianto memberikan sinyal kuat mengenai potensi pemberlakuan kembali kebijakan Work From Home (WFH) bagi aparatur negara dan sektor terkait. Langkah ini dipertimbangkan sebagai strategi darurat guna menekan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional di tengah ancaman kelangkaan energi global akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.

​Dalam Sidang Kabinet di Istana Negara, Jumat 13 Maret 2026, Presiden menekankan bahwa Indonesia harus bersiap menghadapi dampak ekonomi dari perang yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat, terutama terkait gangguan distribusi di Selat Hormuz.

​Presiden meminta para Menteri Koordinator (Menko) untuk segera mengkaji efektivitas WFH. Menurutnya, Indonesia memiliki pengalaman sukses dalam mengelola aktivitas jarak jauh saat menghadapi pandemi COVID-19 beberapa tahun lalu.

​“Saya minta ini dibicarakan oleh Menko-Menko ya. Dalam beberapa hari ini kita lihat, kita pikirkan. Dulu kita sukses atasi Covid, kita berhasil, dan kita mampu banyak bekerja dari rumah,” ujar Presiden di hadapan jajaran Kabinet Merah Putih.

​Presiden optimistis bahwa jika WFH diterapkan secara tepat, akan terjadi penurunan penggunaan kendaraan secara masif yang berujung pada penghematan anggaran negara.

Mengurangi beban subsidi BBM yang membengkak akibat harga minyak mentah dunia yang tidak stabil.

Memastikan stok BBM nasional tetap mencukupi untuk sektor-sektor krusial dan logistik dasar.

​“Kita bisa menghemat BBM dalam jumlah yang sangat besar,” tegas Presiden Prabowo.

​Dalam arahannya, Presiden juga memberikan catatan tegas kepada jajarannya agar tidak bersikap terlalu santai dalam menghadapi krisis. Ia mengoreksi pandangan yang menyebut stok energi Indonesia dalam posisi aman tanpa adanya langkah mitigasi yang nyata.

​“Kita tidak bisa mengatakan bahwa apa pun terjadi kita aman, tapi tidak ada upaya untuk mengurangi konsumsi BBM,” ungkapnya.

​Presiden menekankan bahwa ketidakpastian kapan konflik Iran vs Israel-AS berakhir menuntut pemerintah untuk mengambil langkah preventif yang berani. Kebijakan pengurangan konsumsi energi melalui WFH dipandang sebagai jalan tengah yang logis untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional tanpa harus melumpuhkan produktivitas.()

sumber: gelora.co

Nasional

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex