Internasional / Sabtu, 14 Maret 2026 19:22 WIB

AS Tawarkan Imbalan 10 Juta Dolar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei

BAGYNEWS.COM - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat secara resmi mengumumkan sayembara dengan imbalan mencapai 10 juta Dolar AS (sekitar Rp169,6 miliar) bagi siapa pun yang memiliki informasi terkait Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei. 

Langkah ini diambil Washington di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global pada Maret 2026.

​Mengutip laporan Al-Arabiya, Sabtu 14 Maret 2026, Mojtaba Khamenei bukanlah satu-satunya target dalam daftar pencarian AS. Washington juga memburu informasi mengenai sejumlah pejabat tinggi Iran lainnya yang dianggap krusial, antara lain:
​Ali Larijani: Kepala Keamanan Iran.
​Esmail Khatib: Menteri Intelijen.
​Eskandar Momeni: Menteri Dalam Negeri.

​Pemerintah Amerika Serikat menuduh para pejabat tersebut berada di balik kendali berbagai operasi internasional yang melibatkan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC). AS telah lama menetapkan IRGC sebagai organisasi teroris asing.

​“Individu-individu ini memimpin dan mengarahkan elemen-elemen IRGC yang merencanakan, mengorganisir, serta menjalankan aksi terorisme di seluruh dunia,” tegas pernyataan resmi Departemen Luar Negeri AS.

​Eskalasi perburuan informasi ini dipicu oleh serangkaian tuduhan berat terhadap Teheran:

​Dendam Qassem Soleimani: AS menuduh Iran merencanakan upaya pembunuhan terhadap Presiden Donald Trump sebagai aksi balas dendam atas tewasnya komandan militer Qassem Soleimani pada 2020.

​Kematian Warga AS: Iran dituding terlibat dalam berbagai serangan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa warga negara Amerika Serikat.

​Reaksi Teheran: "Serangan Politik Tanpa Dasar"

​Menanggapi pengumuman tersebut, Pemerintah Iran secara tegas menolak seluruh tuduhan Washington. Teheran menilai klaim terorisme tersebut hanyalah retorika politik yang tidak berdasar.

​Menurut pemerintah Iran, tuduhan ini sengaja digunakan oleh AS untuk membenarkan kebijakan tekanan maksimal (maximum pressure) berupa sanksi ekonomi dan isolasi politik terhadap negara mereka. Hingga saat ini, pihak Iran menegaskan akan terus menentang setiap bentuk intervensi dari pihak Barat. ()

sumber: rmol.id

Internasional

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex