">
Advetorial / Sabtu, 14 Maret 2026 15:42 WIB

Dewan Pendidikan Riau Puji Visi "Satu Desa Satu Doktor" Kuansing: Role Model Pembangunan SDM di Riau

BAGYNEWS.COM - Langkah progresif Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, MM, dalam memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui kolaborasi dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Pasundan (Unpas) menuai apresiasi tinggi. 

Dewan Pendidikan Provinsi Riau menilai program "Satu Desa Satu Doktor" yang diusung Pemkab Kuansing merupakan terobosan paling berani dan visioner di tingkat regional saat ini.

Wakil ​Ketua Dewan Pendidikan Riau, Syahruddin menyatakan bahwa investasi pada sektor pendidikan tinggi yang dilakukan Bupati Suhardiman adalah langkah tepat untuk menjawab tantangan pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) di masa depan.

Pertemuan depan Rektor ITB 

​Dewan Pendidikan Riau menyoroti bahwa kebijakan Bupati yang memilih fokus pada "investasi otak" dibandingkan sekadar pembangunan fisik adalah sebuah lompatan kuantum.

​"Kami di Dewan Pendidikan Riau melihat apa yang dilakukan Bupati Kuansing adalah sebuah role model. Menyekolahkan anak-anak desa hingga jenjang Doktor di universitas elit sekelas ITB adalah upaya nyata memutus mata rantai ketertinggalan. Ini bukan hanya membangun gedung, tapi membangun peradaban," ungkap Syahruddin ketika dihubungi bagynews.com, kemarin.

​Dewan Pendidikan juga menekankan pentingnya keberlanjutan program ini agar Kuantan Singingi benar-benar menjadi lumbung intelektual yang mampu mandiri secara ekonomi dan teknologi.

Bupati Kuansing Suhardiman Amby bersama Rektor ITB 

​Senada dengan Dewan Pendidikan, Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, MT, memberikan pernyataan tajam saat penandatanganan MoU di Bandung, pada Rabu 21 Januari 2026. Menurutnya, kekayaan alam yang melimpah tidak akan berarti jika SDM daerah rapuh.

​“SDA melimpah itu percuma jika SDM-nya rapuh. Tidak banyak kepala daerah yang memiliki nyali, gagasan, dan komitmen sekuat Pak Suhardiman untuk memprioritaskan kualitas manusia,” tegas Prof. Tatacipta.

​Sementara itu, Rektor Unpas, Prof. Dr. Azhar Affandi, menyebut langkah ini sebagai "Investasi Kemanusiaan". Berdasarkan evaluasi terbaru, mahasiswa asal Kuansing di Unpas menunjukkan performa akademik yang sangat kompetitif, membuktikan bahwa talenta daerah mampu bersaing di kancah nasional jika diberi fasilitas yang tepat.

​Bupati Suhardiman Amby, yang akrab disapa Datuk Panglimo Dalam, menegaskan bahwa arah pembangunannya adalah fondasi masa depan. Ia ingin mengembalikan marwah Kuansing sebagai "Kota Pendidikan".

​“Saya tidak fokus membangun gedung-gedung megah yang akan usang dimakan waktu. Saya membangun manusia. Ini adalah investasi jangka panjang agar kelak, kekayaan alam Kuansing dikelola oleh tangan-tangan anak daerah sendiri,” tegas Bupati.

Pertemuan dengan Rektor Universitas Pasundan 

​Selain program beasiswa Satu Desa Satu Doktor, Pemkab Kuansing juga tengah mengakselerasi pembangunan infrastruktur pendidikan unggulan, di antaranya:
​Sekolah Rakyat dan Sekolah Pintar,  yang telah berjalan dan terus dikembangkan.
​Sekolah Garuda, institusi pendidikan unggulan yang kini tengah dipersiapkan.
​Sinergi slakademik, kemitraan dengan ITB mencakup peningkatan standar kualitas guru dan pembinaan khusus bagi putra daerah agar mampu menembus universitas elit.

​Langkah ini menandai babak baru bagi Kabupaten Kuantan Singingi untuk bertransformasi menjadi daerah yang berbasis pada kekuatan inovasi dan pengetahuan, sebuah visi yang didukung penuh oleh Dewan Pendidikan Riau demi kemajuan pendidikan di Bumi Lancang Kuning. (Advetorial)

Advetorial

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex