Riau / Kamis, 26 Maret 2026 15:56 WIB

Sidak Pasca-Lebaran: Sekdaprov Riau Pastikan Kebijakan WFA Dorong Efisiensi Energi di Perkantoran ​

BAGYNEWS.COM - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Riau, Kamis 26 Maret 2026

Sidak ini bertujuan memastikan kebijakan Work From Anywhere (WFA) berjalan efektif sekaligus memantau implementasi efisiensi energi di gedung pemerintah.
​Sejak hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran, Rabu 25 Maret 2026 pemerintah terus memantau titik-titik layanan publik seperti Samsat, Dinas PMPTSP Riau, hingga fasilitas kesehatan guna menjamin pelayanan tetap prima meskipun sebagian ASN bekerja secara fleksibel.

​Syahrial Abdi menegaskan bahwa esensi WFA tahun ini tidak hanya fokus pada mobilitas pegawai, tetapi juga pada penghematan listrik dan air di lingkungan kantor. Hal ini sejalan dengan mandat Pergub Nomor 53 Tahun 2016 tentang penghematan energi.

​"Hari ini kita meninjau esensi dari WFA. Di samping memberi ruang bagi pegawai untuk bekerja di mana saja, kebijakan ini harus diiringi dengan efisiensi penggunaan listrik dan air di kantor-kantor dinas," ujar Syahrial.

​Hasil pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah OPD telah menerapkan langkah konkret, mulai dari pengaturan waktu operasional pendingin ruangan (AC) hingga optimalisasi cahaya matahari. Beberapa kantor mulai mematikan AC pada jam istirahat dan memanfaatkan pencahayaan alami gedung guna menekan konsumsi listrik.

​Syahrial menilai, arsitektur gedung pemerintah yang dirancang dengan pencahayaan optimal sebenarnya telah mendukung prinsip green building.

​"Konsep bangunan kita sebenarnya sudah dirancang untuk efisiensi energi. Jika pencahayaan alami sudah mencukupi pada siang hari, penggunaan lampu seharusnya bisa diminimalisir," tambahnya.

​Meski semangat efisiensi diperketat, Sekdaprov memberikan pengecualian penuh bagi operasional rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang berlangsung 24 jam.

​"Secara statistik, penggunaan energi di rumah sakit tetap tinggi dan itu wajar. Banyak peralatan medis yang membutuhkan daya listrik stabil tanpa henti demi keselamatan pasien," jelas Syahrial.

​Pemprov Riau menjamin bahwa kebijakan efisiensi energi ini tidak akan mengurangi kualitas layanan kepada masyarakat. Dari hasil pemantauan, aktivitas di sentra pelayanan publik tetap berjalan normal dengan tingkat kunjungan masyarakat yang tetap tinggi pasca-libur panjang.(bgn/rls)

Riau

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex