Olahraga / Sabtu, 04 April 2026 09:00 WIB

Italia Berduka! Gattuso Mundur Usai Tragedi Kualifikasi, Petinggi FIGC Ikut Eksodus Massal

BAGYNEWS.COM - Era singkat Gennaro Gattuso di kursi kepelatihan Tim Nasional Italia resmi berakhir dengan cara yang tragis. Mantan pelatih AC Milan tersebut memutuskan mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab moral setelah gagal membawa Gli Azzurri melaju ke putaran final Piala Dunia 2026, Sabtu 4 April 2026.

​Keputusan ini memicu eksodus besar-besaran di jajaran elit sepak bola Italia. Langkah Gattuso menyusul mundurnya Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, serta sang legenda sekaligus Kepala Delegasi Timnas, Gianluigi Buffon.

​Italia dipastikan absen dari panggung tertinggi sepak bola dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun (2018, 2022, dan 2026). Langkah mereka terhenti secara menyakitkan oleh Bosnia-Herzegovina melalui drama adu penalti pada laga final play-off zona Eropa.

​Padahal, Gattuso yang baru ditunjuk pada Juni 2025 memikul ekspektasi besar untuk mengakhiri kutukan absennya Italia di turnamen empat tahunan tersebut.

​Melalui laman resmi FIGC, Gattuso menyampaikan bahwa jersei biru kebanggaan Italia adalah aset yang jauh lebih besar daripada posisi pribadinya sebagai pelatih.

​"Jersei Gli Azzurri adalah aset paling berharga dalam sepak bola. Sudah tepat bagi saya untuk mundur guna mempermudah evaluasi teknis di masa depan. Terima kasih terbesar saya tujukan kepada seluruh warga Italia atas cinta yang tak pernah gagal untuk tim nasional," ungkap Gattuso dengan penuh emosi.

​Meski mundur dari jabatannya, Gabriele Gravina tetap memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Gattuso selama beberapa bulan terakhir.

​"Selain sebagai pribadi yang luar biasa, Gattuso berhasil menanamkan rasa bangga kembali ke dada para pemain dalam waktu yang sangat singkat. Dia telah memberikan kontribusi berharga bagi negeri ini," puji Gravina.

​Dengan mundurnya trio Gattuso, Gravina, dan Buffon, sepak bola Italia kini berada di titik nadir dan membutuhkan perombakan total. Federasi diharapkan segera melakukan evaluasi menyeluruh untuk mencari suksesor yang mampu membangkitkan kembali kejayaan sang juara dunia empat kali tersebut dari keterpurukan administratif dan teknis. ()

sumber: beritasatu.com

Olahraga

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex