Bengkalis / Senin, 06 April 2026 18:11 WIB

Karhutla Pulau Bengkalis: Api Kepung Permukiman Kembung Baru, Ratusan Hektare Gambut Hangus

BAGYNEWS.COM - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Bengkalis memasuki fase mengkhawatirkan. Hingga Senin 6 April 2026, si jago merah terus meluas, menghanguskan ratusan hektare lahan gambut dan mulai merambah ke pemukiman warga di sejumlah desa.

​Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis, titik api awal terdeteksi di Desa Teluk Lancar, Kecamatan Bantan. Dalam waktu singkat, api menyebar masif ke tujuh desa di dua kecamatan.

​Kondisi paling kritis saat ini dilaporkan terjadi di Desa Kembung Baru. Sekitar 70 hektare lahan gambut terbakar hebat dan lidah api mulai mendekati rumah-rumah warga, memicu kekhawatiran akan jatuhnya korban jiwa dan kerugian materiil yang lebih besar.

​Wilayah terdampak karhutla di Pulau Bengkalis adalah, ​Kecamatan Bengkalis: Desa Palkun, Sekodi, Kelemantan, dan Kelemantan Barat.
​Kecamatan Bantan: Desa Teluk Lancar, Kembung Luar, dan Kembung Baru.

​Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, hingga relawan masyarakat terus berjibaku di lapangan. Mereka menghadapi kendala serius berupa medan gambut yang sulit dijangkau, hembusan angin kencang, dan cuaca panas ekstrem yang memicu percepatan perambatan api.

​Kepala Biro Operasi Polda Riau, Kombes Pol Ino Harianto, yang turun langsung meninjau lokasi di Jalan Akit Jaya, Desa Kembung Baru, menegaskan komitmen penanganan kolaboratif. "Seluruh unsur hadir dengan konsep multihelix untuk memastikan pemadaman berjalan optimal," ujarnya.

​Sejalan dengan upaya pemadaman, aparat kepolisian menegaskan komitmen penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan.

​Langkah tegas juga disiapkan pascabencana. Lahan gambut yang terbakar dipastikan tidak akan diperbolehkan untuk ditanami kelapa sawit. Pemerintah akan melakukan reboisasi untuk mengembalikan fungsi ekologis lahan tersebut.

​Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, mengungkapkan dampak karhutla sudah sangat signifikan dengan sekitar 100 hektare lahan gambut terbakar di Pulau Bengkalis. "Tim masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab," tegasnya. (bgn/rac)

Bengkalis

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex