Respons Cepat, Wako Agung Salurkan Bantuan Pangan Spontan untuk Warga Tepian Sungai Siak
BAGYNEWS.COM - Di sela peninjauan rencana penataan kawasan bantaran sungai, Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyalurkan bantuan bahan pokok secara spontan kepada warga di Kelurahan Meranti Pandak dan Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Senin 6 April 2026.
Aksi kemanusiaan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pesisir Sungai Siak.
Penyaluran bantuan ini dipimpin langsung oleh Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Pekanbaru, Adrizal, yang terjun langsung ke kediaman para penerima manfaat. Sebanyak 11 Kepala Keluarga (KK) yang dinilai paling membutuhkan mendapatkan paket bantuan pangan lengkap.
Isi paket bantuan sembako berupa beras kualitas premium (Anak Daro) kemasan 10 kg. Minyak goreng 2 liter. Gula pasir, telur ayam, dan kebutuhan pokok lainnya.
“Bantuan ini bersifat spontanitas dari Bapak Wali Kota saat meninjau lokasi kemarin. Meski jumlahnya mungkin tidak seberapa, kami berharap ini dapat meringankan beban harian warga di sini,” ujar Adrizal.
Kehadiran jajaran Pemko Pekanbaru yang memboyong bantuan pangan di tengah kondisi sulit disambut penuh haru oleh warga setempat. Beberapa warga mengaku sedang mengalami kekosongan stok beras di rumah mereka saat bantuan tiba.
Yul, salah seorang penerima mengaku senang. "Saya benar-benar sedang tidak ada beras. Tiba-tiba diantar langsung ke rumah, saya sampai kaget dan terharu," ungkapnya.
Kemudian, Irmawati warga lainnya juga mengucapkan terima kasih. "Terima kasih banyak Bapak Agung Nugroho. Alhamdulillah, bantuan beras ini sangat membantu keluarga kami. Semoga Bapak sehat selalu." katanya.
Selain memberikan bantuan sosial, kunjungan Wali Kota ke wilayah Rumbai ini bertujuan untuk mematangkan konsep revitalisasi tepian Sungai Siak. Pemko Pekanbaru berkomitmen untuk menata kawasan tersebut agar lebih layak huni, asri, dan mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat lokal tanpa mengesampingkan aspek kesejahteraan sosial. (bgn/rac)