Pekanbaru / Rabu, 22 April 2026 17:13 WIB

Resmikan Masjid Abid Sulthan di Rumbai, Wako Agung Nugroho Janjikan Perbaikan Akses Jalan

BAGYNEWS.COM - Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, secara resmi meresmikan Masjid Abid Sulthan yang berlokasi di Jalan Perjuangan, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Rabu 22 April 2026. 

Pembangunan masjid ini merupakan buah kolaborasi dengan donatur asal Uni Emirat Arab (UEA).

​Peresmian ini menjadi momentum penting dalam memperkuat fungsi masjid di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan pendidikan dan sosial.

​Wako Agung menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para donatur dan lembaga yang telah memfasilitasi pembangunan masjid tersebut. Ia berharap keberadaan Masjid Abid Sulthan dapat membawa keberkahan dan kemakmuran bagi lingkungan sekitar.

​"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Masjid ini harus dimanfaatkan secara optimal, baik untuk ibadah maupun untuk aktivitas sosial dan pendidikan masyarakat," ujar Agung.

​Tak hanya meresmikan bangunan, Agung juga merespons cepat aspirasi warga mengenai infrastruktur pendukung. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk mempermudah akses jemaah menuju masjid.

​"Kami akan segera merealisasikan perbaikan jalan akses utama menuju masjid, termasuk ruas jalan di sekitarnya, agar mobilitas dan aktivitas masyarakat semakin lancar," tambahnya.

​Perwakilan Yayasan Human Initiative, Sutarman, menjelaskan bahwa pembangunan masjid ini merupakan hasil kerja sama dengan lembaga donatur asal Uni Emirat Arab, yakni Sharjah Charity.
​Masjid Abid Sulthan berdiri di atas lahan seluas 144 meter persegi (12 \times 12 meter) dengan fasilitas yang lengkap, antara lain:
​Area wudu terpisah bagi laki-laki dan perempuan. ​Fasilitas interior berupa karpet penuh (full carpet).
​Sistem pengeras suara (sound system) yang memadai.

​“Pembangunan ini adalah amanah dari donatur yang disalurkan melalui Human Initiative untuk memperkuat sarana ibadah di Indonesia,” terang Sutarman.

​Sementara itu, perwakilan Yayasan Al Qudwah Liddirasatil Islamiyah, Zakrullah Abdurrahman, mengungkapkan bahwa proses pengajuan bantuan dilakukan sekitar enam bulan lalu dengan masa konstruksi yang relatif singkat, yakni tiga bulan.

​Menariknya, bantuan yang diberikan bukan berupa uang tunai, melainkan langsung dalam bentuk pembangunan fisik bangunan. Nilai investasi untuk bangunan masjid ini diperkirakan mencapai hampir Rp500 juta.

​"Masjid ini memiliki kapasitas jemaah sekitar 200 hingga 300 orang. Harapan kami, masyarakat dapat menjaga dan meramaikan masjid ini dengan berbagai kegiatan positif," tutup Zakrullah. ()

Penulis :
Editor : Bastian
Kategori : Pekanbaru

Pekanbaru

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex