Bengkalis / Kamis, 23 April 2026 11:34 WIB

Wujudkan Pangan Aman dan Sehat, Pemkab Bengkalis Optimis Capai Target Penilaian 2026 ​

BAGYNEWS.COM - Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyatakan optimisme tinggi dalam mencapai target maksimal pada penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman tahun 2026. Hal ini merupakan langkah strategis untuk mewujudkan Bengkalis sebagai daerah dengan pangan berkualitas guna mendukung visi kabupaten yang Bermarwah, Maju, Sejahtera, dan Unggul.

​Pernyataan tersebut disampaikan oleh Bupati Bengkalis yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Syahruddin, saat membuka kegiatan Advokasi dan Pendampingan Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Pangan Aman serta Pengendalian Resistensi Antimikroba, Rabu 22 April 2026 di Kantor Bupati Bengkalis.

​Syahruddin menegaskan bahwa keamanan pangan adalah hak dasar masyarakat yang harus dijamin mulai dari proses produksi hingga konsumsi. Oleh karena itu, tanggung jawab ini tidak bisa dilakukan secara parsial.

​"Mewujudkan pangan aman memerlukan kolaborasi terpadu lintas sektor. Kami meminta komitmen seluruh perangkat daerah, mulai dari Bappeda, Dinas Kesehatan, hingga Dinas Tanaman Pangan, untuk memperkuat koordinasi pengawasan," tegas Syahruddin.

​Kegiatan yang diselenggarakan bersama Balai POM Dumai ini diharapkan menjadi wadah koordinasi untuk memenuhi indikator penilaian mandiri sekaligus memperkuat pengendalian resistensi antimikroba—sebuah isu kesehatan global yang kini menjadi perhatian serius.

​Dalam forum tersebut, Pemkab Bengkalis menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk memberikan dukungan penuh. Syahruddin menekankan tiga poin utama bagi para petugas, mengikuti seluruh rangkaian pendampingan dengan sungguh-sungguh. Melakukan penginputan data pendukung secara lengkap dan tepat waktu dan memastikan program tetap berjalan konsisten di lapangan, bukan sekadar seremonial.

​Selain keamanan pangan, isu resistensi antimikroba juga menjadi sorotan. Pemkab mendorong penguatan edukasi kepada masyarakat dan pengawasan ketat terhadap penggunaan antibiotik di sektor kesehatan maupun perdagangan.

​"Kami tidak ingin program ini berhenti pada tahap advokasi saja. Harus lahir rekomendasi yang aplikatif dan langkah konkret yang benar-benar dijalankan di lapangan," tambahnya.

​Sebagai bentuk keseriusan, acara ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan Balai POM Dumai untuk mewujudkan Kabupaten Bengkalis Pangan Aman.

​Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis Ermanto, Kepala BPOM Dumai Emi Amalia, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis. (diskominfotik)

Penulis :
Editor : Bastian
Kategori : Bengkalis

Bengkalis

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex