Nasional / Senin, 27 April 2026 16:21 WIB

Sambut Era Green Jobs, Kemnaker Perkuat Kompetensi Mahasiswa Polteknaker Hadapi Transformasi Dunia Kerja

BAGYNEWS.COM - Kementerian Ketenagakerjaan melalui Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) terus mempercepat kesiapan mahasiswa dalam menghadapi pergeseran masif di dunia kerja. 

Fokus utama kini diarahkan pada transformasi digital, kecerdasan buatan (AI), serta peluang besar di sektor green jobs atau pekerjaan berbasis keberlanjutan lingkungan.

​Langkah strategis ini diwujudkan melalui penyuluhan jabatan bertajuk "Future-Proofing Your Career: Navigating the Green Job Wave 2026" yang digelar di Jakarta, Senin 27 April 2026. 

Kegiatan ini menjadi jembatan krusial antara dunia pendidikan dengan kebutuhan industri yang makin dinamis.

​Plt Direktur Jenderal Binapenta dan PKK Kemnaker, Estiarty Haryani, menekankan bahwa lulusan perguruan tinggi tidak bisa lagi hanya mengandalkan nilai akademik.

​“Perubahan dunia kerja berlangsung sangat cepat. Mahasiswa perlu membekali diri dengan kemampuan beradaptasi, kreativitas, dan kemauan untuk terus belajar (continuous learning). Pemahaman terhadap kebutuhan industri adalah kunci agar lulusan terserap cepat di pasar kerja,” ujar Estiarty.

​Hingga saat ini, Polteknaker mencatatkan tren positif dengan tingginya angka serapan alumni di berbagai sektor industri serta jalur kewirausahaan.

​Seiring perubahan model bisnis, Kemnaker mengidentifikasi sejumlah profesi yang akan menjadi primadona dalam beberapa tahun ke depan, di antaranya: ​Full Stack Engineer & Data Scientist, ​Spesialis Pemasaran Digital & Content Creator, ​Human Resources Business Partner (HRBP).

​Estiarty mengingatkan generasi muda agar tidak terjebak pada jalur karier linear. "Jangan terpaku pada satu pilihan pekerjaan. Peluang baru akan terus muncul, dan ketahanan dalam menghadapi tantangan (resilience) menjadi pembeda di dunia kerja," tambahnya.

​Direktur Polteknaker, Yoki Yulizar, menambahkan bahwa arah pembangunan berkelanjutan global menuntut perubahan kompetensi tenaga kerja.

​“Green economy bukan sekadar isu lingkungan, melainkan menyangkut daya saing industri. Ketika model bisnis berubah ke arah hijau, otomatis kebutuhan tenaga kerja juga ikut bertransformasi,” jelas Yoki.

​Melalui pembekalan ini, Kemnaker optimistis lulusan Polteknaker akan menjadi tenaga kerja yang relevan, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi untuk mengisi posisi-posisi strategis di era ekonomi hijau dan digital. ()

Penulis :
Editor : bastian
Kategori : Nasional

Nasional

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex