UKT ke-47 HIMMSI Kuansing: 39 Pesilat Uji Nyali dan Pengukuhan Tiga Guru Sabuk Hitam
BAGYNEWS.COM - Perguruan Pencak Silat Himpunan Muhibbah Silat Indonesia (HIMMSI) Kuantan Singingi sukses menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) ke-47. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 26–27 April 2026 ini dipusatkan di SMKN 1 Benai dengan diikuti oleh 39 peserta dari berbagai tingkatan.
UKT kali ini menjadi momentum krusial bagi para pesilat untuk menguji penguasaan teknik, ketahanan mental, serta kedisiplinan setelah menempuh latihan intensif.
Guna menjaga standarisasi dan kualitas penilaian, panitia mendatangkan sembilan tim penguji langsung dari Pekanbaru dengan didampingi pelatih lokal Kuansing.
Pembina sekaligus Pendiri HIMMSI Kuantan Singingi, Marwan, S.Pd., M.M, hadir langsung memberikan motivasi kepada para peserta.
Dalam arahannya, mantan Kadis Perikanan Kuansing ini menegaskan bahwa UKT bukanlah sekadar seremoni kenaikan tingkat.
"UKT adalah bagian dari pembentukan karakter, tanggung jawab, dan penanaman jiwa sportivitas. Kita berharap peserta tidak hanya unggul secara fisik dan teknik, tetapi juga memiliki mental yang kuat serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur pencak silat," ujar Marwan.
Momen istimewa terjadi dalam rangkaian acara ini, di mana HIMMSI Kuansing secara resmi mengukuhkan tiga orang guru yang dinyatakan layak menyandang sabuk hitam. Ketiganya adalah:Aswandi, S.Pd., M.M, Depi Noprizal, S.Pd., M.M, dan Asrizal (Ujang Tanjung Hulu Kuantan).
Pengukuhan ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi atas dedikasi dan pengabdian panjang mereka dalam melestarikan seni bela diri pencak silat di Negeri Bermarwah. Dengan bertambahnya jajaran guru bersabuk hitam, diharapkan pembinaan atlet muda di Kuantan Singingi akan semakin optimal dan terstruktur.
Pelaksanaan UKT ke-47 ini berjalan lancar dan penuh khidmat. Semangat tinggi para peserta mendapat apresiasi serta dukungan positif dari pihak sekolah SMKN 1 Benai serta masyarakat sekitar yang antusias menyaksikan prosesi ujian tersebut.
HIMMSI terus berkomitmen untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya tangguh dalam bertarung, tetapi juga beradab dan memiliki integritas tinggi melalui jalur olahraga tradisional. ()
| Penulis |
: |
| Editor |
: bastian |
| Kategori |
: Kuantan Singingi |