Pekanbaru / Kamis, 30 April 2026 13:48 WIB

Wako Agung Nugroho Luncurkan Forum Satu Data Indonesia: Kebijakan Tepat Harus Berbasis Data Valid

BAGYNEWS.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi memulai pelaksanaan Forum Satu Data Indonesia sebagai langkah strategis memperkuat tata kelola data yang akurat, terintegrasi, dan akuntabel. Program ini diproyeksikan menjadi kompas utama dalam menentukan arah pembangunan kota yang lebih presisi.

​Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, dalam acara Kick Off Forum Satu Data Indonesia di Aula Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Kamis 30 April 2026, menegaskan bahwa kualitas data adalah fondasi kemajuan sebuah kota.

​"Seluruh program pembangunan harus berangkat dari data yang valid agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran," tegas Agung Nugroho.

​Memasuki tahun 2026, Pemko Pekanbaru menargetkan percepatan implementasi Satu Data melalui kolaborasi intensif bersama Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan). Salah satu terobosan yang dilakukan adalah penyesuaian struktur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempercepat integrasi data.

​Agung juga menyoroti peran penting aparatur di tingkat akar rumput melalui program inovatif.
"Kami terus melakukan perbaikan terhadap data yang selama ini sulit dipertanggungjawabkan, salah satunya melalui program 'Satu ASN Satu RW'. Program ini diharapkan mampu memperkuat pendataan langsung di tengah masyarakat," ujarnya.

​Wali Kota menginstruksikan seluruh Kepala OPD, Camat, hingga Lurah untuk berkomitmen mengelola data sesuai tupoksi masing-masing. Beberapa poin penekanan meliputi:
​DP3APM: Bertanggung jawab penuh atas akurasi data Posyandu.
​Dinas Sosial: Fokus pada validasi data kemiskinan dan warga terlantar.
​Pengendalian Inflasi: Menggunakan data komoditas (seperti cabai) untuk menentukan langkah intervensi pasar yang nyata.
​Ia juga mengajak jajarannya mencontoh keberhasilan Denpasar, Bali, yang mampu mengelola data perilaku masyarakat dalam memilah sampah hingga berdampak pada efisiensi Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

​Dalam kesempatan tersebut, Agung memberikan apresiasi kepada Badan Pusat Statistik (BPS) atas dukungannya menyelaraskan data daerah dengan pusat. Sinergi ini terbukti membuahkan hasil positif pada performa pemerintah tahun lalu.

​Sebagai catatan prestasi, tata kelola data Pekanbaru tahun lalu telah menjadi rujukan nasional di Kementerian Dalam Negeri. Hal ini berbanding lurus dengan peningkatan signifikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang melonjak dari Rp800 miliar menjadi Rp1,2 triliun.

​"Bagi kami, yang terpenting bukan menyajikan data yang terlihat sempurna di atas kertas, melainkan data yang benar-benar akurat untuk memperbaiki kondisi Kota Pekanbaru secara riil," pungkasnya.()

Penulis :
Editor :
Kategori : Pekanbaru

Pekanbaru

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex