Fenomena Panic Buying BBM, Antrean Kendaraan Mengular Nyaris Diseluruh di SPBU di Pekanbaru
BAGYNEWS.COM - Antrean kendaraan mengular terpantau di hampir seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Pekanbaru, Sabtu 2 Mei 2026.
Kepadatan ini dipicu oleh kekhawatiran warga akan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya jenis Pertalite, menjelang periode libur panjang.
Pantauan di lapangan, antrean panjang hingga memakan badan jalan terlihat di beberapa titik strategis. Fenomena ini memicu kebingungan di kalangan pengendara karena sejatinya tidak ada informasi mengenai kenaikan harga dalam waktu dekat.
Agus, salah seorang warga yang mengantre di SPBU Jalan HH Soebrantas, mengaku heran dengan situasi tersebut. "Saya heran kenapa warga berbondong-bondong beli Pertalite. Padahal tidak ada kenaikan harga, tapi antreannya luar biasa panjang," ujarnya.
Berbeda dengan Agus, Ida mengaku ikut mengantre karena terpengaruh informasi di media sosial. "Khawatir saja melihat di medsos antrean sudah mengular dan kabarnya beberapa SPBU kosong. Takut tidak dapat bensin untuk mobilitas, jadi ya ikut antre," ungkapnya.
Petugas SPBU di Jalan HR Soebrantas, Rahmi, mengonfirmasi bahwa lonjakan konsumsi terjadi secara mendadak. "Mungkin masyarakat takut tidak kebagian stok, jadi membludak sampai ke jalan raya," tambahnya.
Menanggapi situasi tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menegaskan bahwa tidak ada pengurangan kuota BBM untuk wilayah Riau.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, memastikan ketersediaan energi dalam kondisi mencukupi. Ia menjelaskan bahwa kepadatan di SPBU murni disebabkan oleh meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang libur panjang (1–3 Mei 2026).
“Tidak ada pengurangan BBM untuk Riau. Kepadatan terjadi karena lonjakan konsumsi seiring meningkatnya aktivitas warga. Kami telah mengantisipasi hal ini dengan meningkatkan penyaluran hingga 20 persen dari rata-rata normal harian,” tegas Fahrougi, Jumat 1 Mei 2026
Sebagai langkah antisipatif, Pertamina terus melakukan pemantauan intensif dan koordinasi dengan seluruh lembaga penyalur guna memastikan distribusi berjalan lancar. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong (panic buying).
"Kami mengimbau masyarakat untuk membeli BBM secara bijak sesuai kebutuhan agar distribusi energi tetap merata dan tepat sasaran. Pertamina berkomitmen menjaga keandalan pasokan demi mendukung aktivitas masyarakat selama periode libur ini," pungkasnya. ()
| Penulis |
: |
| Editor |
: |
| Kategori |
: Pekanbaru |