Riau / Rabu, 06 Mei 2026 10:47 WIB

Gelombang Pertama Tuntas: 4.422 Jemaah Haji Asal Riau Telah Bertolak ke Tanah Suci

BAGYNEWS.COM - Pemberangkatan jemaah haji gelombang pertama asal Provinsi Riau resmi berakhir. Kelompok Terbang (Kloter) BTH 12 menjadi rombongan terakhir yang bertolak dari Bandara Hang Nadim Batam menuju Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMMA) Madinah, Selasa 5 Mei 2026.

​Kloter penutup gelombang pertama ini membawa 441 orang yang terdiri dari jemaah haji, Petugas Haji Daerah (PHD), pembimbing KBIHU, serta petugas kloter. Rombongan terbang menggunakan Saudi Airlines pukul 07.50 WIB dan dijadwalkan tiba di Madinah pukul 13.15 Waktu Arab Saudi (WAS).

​Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Defizon, mengonfirmasi bahwa dengan berangkatnya Kloter 12, maka genap 10 kloter jemaah asal Riau telah berada di Arab Saudi.

​"Hingga 5 Mei 2026, total sebanyak 4.422 jemaah dan petugas asal Riau telah diberangkatkan melalui Madinah. Jumlah ini mencakup 4.357 jemaah haji reguler dan 65 orang petugas pendamping," jelas Defizon.

​Meski secara umum berjalan lancar, Defizon mencatat adanya sejumlah dinamika terkait kesehatan jemaah. Terdapat beberapa jemaah yang terpaksa menunda keberangkatan karena faktor kesehatan, di antaranya: ​10 jamaah masih menjalani perawatan medis di Batam, ​8 orang bertahan di Batam sebagai pendamping jemaah sakit, ​5 orang telah dipulangkan ke daerah asal (3 sakit, 2 pendamping),
​1 jamaah dinyatakan batal berangkat karena kondisi hamil saat memasuki embarkasi dan ​1 jamaah dilaporkan wafat di daerah asal sebelum pemberangkatan.

​Dalam kesempatan tersebut, Defizon memberikan penekanan khusus mengenai keamanan dokumen, terutama Kartu Nusuk (Smart Card Haji). Kartu pintar resmi dari Pemerintah Arab Saudi ini merupakan dokumen wajib bagi seluruh jemaah haji tahun 1447 H/2026 M.

​"Kartu Nusuk adalah identitas tunggal yang memuat profil medis dan jadwal ibadah. Tanpa kartu ini, jemaah tidak akan mendapatkan akses ke Makkah, Madinah, Masjidil Haram, hingga kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna)," tegasnya.

​Ia mengingatkan jemaah agar selalu mengenakan kartu tersebut dan memastikan tidak hilang, karena Kartu Nusuk merupakan akses utama untuk mendapatkan fasilitas layanan haji selama di Tanah Suci. ()

Penulis :
Editor :
Kategori : Riau

Riau

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex