Kuantan Singingi / Kamis, 07 Mei 2026 14:13 WIB

Filosofi Kubah Masjid dan Perahu Jalur, Pemkab Kuansing Resmi Luncurkan Logo MTQ XLIV Riau

BAGYNEWS.COM - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) resmi meluncurkan logo Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau tahun 2026. Peluncuran dilakukan di Ruang Multimedia Kantor Bupati Kuansing, Kamis 7 Mei 2026, sebagai tanda kesiapan daerah menyambut helat keagamaan terbesar di Bumi Lancang Kuning tersebut.

​Acara ini dihadiri Asisten I Setdaprov Riau, H. Zulkifli Syukur, yang mewakili Gubernur Riau, Kanwil Kemenag Riau, pengurus LPTQ, serta para kepala daerah se-Provinsi Riau.

​Dalam sambutannya, H. Zulkifli Syukur memberikan apresiasi atas antusiasme luar biasa masyarakat Kuansing. Ia mencatat rekor baru di mana sayembara logo MTQ kali ini diikuti oleh 107 peserta, sebuah angka tertinggi sepanjang sejarah pelaksanaan MTQ tingkat provinsi di Riau.

​“Baru kali ini lomba logo diikuti hingga lebih dari seratus peserta. Ini membuktikan MTQ benar-benar berada di hati masyarakat. Peluncuran hari ini bahkan melebihi ekspektasi dan bisa menjadi standar baru atau studi tiru bagi tuan rumah di masa depan,” ujar Zulkifli.

​Saat ini, progres persiapan fisik dan non-fisik MTQ di Kuansing dilaporkan telah mencapai 70 persen.

​Filosofi Logo dan Semangat Kebersamaan

​Bupati Kuansing, Dr. H. Suhardiman Amby, MM, menjelaskan, logo yang terpilih mengandung filosofi mendalam yang menyatukan nilai religi dan budaya lokal. 

Elemen logo tersebut meliputi:
​Kubah Masjid Ar-Raudhah, simbol kemuliaan tempat ibadah. ​Mushaf Al-Qur’an dan Rehal, merupakan representasi membumikan wahyu Ilahi. Kemudian, ​Perahu Jalur dengan Empat Gelombang melambangkan persatuan, kekompakan, serta kearifan lokal masyarakat Kuansing.

​Pada kesempatan yang sama, diperkenalkan pula tema resmi: “Aktualisasi Spirit Al-Qur’an Wujudkan Riau Bermarwah dan Hebat.”

​Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, MTQ ke-44 di Kuansing akan menghadirkan keunikan tersendiri. Selain pawai taaruf darat, panitia akan menggelar pawai air menggunakan Perahu Baganduang di Sungai Kuantan.
​“Adat bersandi syara’, syara’ bersandi Kitabullah. Kami ingin MTQ ini menjadi momentum membumikan Al-Qur’an sekaligus mempromosikan kekayaan budaya kita,” tegas Bupati Suhardiman.

​Area utama (Astaka) akan dibangun di atas lahan seluas 1,5 hektare, yang terintegrasi dengan stand bazar UMKM. Pemerintah daerah memprediksi sekitar 600 ribu pengunjung akan memadati Kuansing selama pelaksanaan lomba, yang diharapkan mampu mendongkrak ekonomi kerakyatan secara signifikan.

​Bupati menutup sambutannya dengan menekankan pentingnya silaturahmi. “Elok bumi dek basamo, dek basamo sagalo taraso ringan. Juara bukan tujuan utama, melainkan persatuan antar kabupaten/kota se-Riau adalah yang terpenting,” pungkasnya. ()

Penulis :
Editor : bastian
Kategori : Kuantan Singingi

Kuantan Singingi

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex