Kep Meranti / Jum'at, 08 Mei 2026 15:09 WIB

Sinergi Kawasan Selat Malaka: Pemkab Kepulauan Meranti dan Pemprov Kepri Jalin Kerja Sama Strategis

BAGYNEWS.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri). Kesepakatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi pembangunan, optimalisasi pelayanan publik, serta pengembangan potensi ekonomi di kawasan perbatasan.

​Prosesi penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, bersama Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, di Gedung Daerah Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Jumat 8 Mei 2026. 

Kerja sama ini mencakup sektor-sektor krusial seperti Perhubungan, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), dan Kesehatan.
​Optimalisasi Potensi Perkebunan dan Konektivitas.

​Bupati H. Asmar menegaskan bahwa kolaborasi lintas provinsi ini adalah langkah strategis untuk mendorong percepatan pembangunan dan penguatan ekonomi masyarakat, khususnya melalui pemanfaatan sumber daya alam.

​“Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan dampak positif, terutama dalam mengelola potensi besar Meranti di sektor perkebunan seperti sagu, kelapa, dan kopi. Kami butuh kolaborasi agar potensi ini memberikan nilai tambah yang maksimal,” ujar Asmar.

​Senada dengan hal tersebut, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyoroti peluang besar di sektor industri hilir kelapa. Ia mengungkapkan bahwa industri di Kepri saat ini membutuhkan sekitar 200 ribu butir kelapa per hari, namun baru terpenuhi separuhnya.

​“Ini peluang besar bagi petani kelapa di Meranti untuk memenuhi kebutuhan industri dalam negeri di Kepri. Selain itu, kami juga berencana mendorong pengoperasian jalur Ro-Ro Meranti–Kepri untuk memperlancar arus barang dan mobilitas masyarakat,” jelas Ansar.

​Gubernur Ansar juga memaparkan posisi geografis kedua daerah yang sangat strategis karena berada di jalur pelayaran Selat Malaka. Dengan aktivitas mencapai 80 ribu kapal per tahun, sinergi antardaerah menjadi kunci untuk meraih manfaat ekonomi dari jalur perdagangan tersibuk di dunia tersebut.

​“Di tengah fluktuasi APBD, pemerintah daerah dituntut lebih inovatif. Kepri dan Meranti harus melaju bersama untuk memperkuat ekonomi kawasan,” tambahnya.

Sebagai informasi, pertumbuhan ekonomi Kepri pada 2025 tercatat impresif di angka 7,48% (peringkat ketiga nasional) dengan IPM yang telah menembus angka 80.

​Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan ini turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kepulauan Meranti, Hj. Ismiatun, S.E., Sekda Provinsi Kepri Misni, Sekda Kepulauan Meranti Sudandri Jauzar, SH, serta jajaran Kepala OPD dari kedua belah pihak yang juga melakukan penandatanganan teknis sebagai tindak lanjut MoU tersebut. ()

Penulis :
Editor : bastian
Kategori : Kep Meranti

Kep Meranti

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex