Kep Meranti / Kamis, 14 Mei 2026 11:47 WIB

Dampak Penutupan Panglong Arang, Pemkab Meranti Salurkan Bantuan Pangan untuk Ratusan Warga

BAGYNEWS.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti bergerak cepat menyalurkan bantuan sosial kepada ratusan warga yang terdampak penghentian operasional panglong arang. Penyaluran bantuan tersebut dipusatkan di Kantor Desa Sesap, Kecamatan Tebing Tinggi, pada Rabu 13 Mei 2026.

​Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Ifwandi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Marwan, Plt Kepala Satpol PP Ferry, serta Kepala Desa Sesap Jumri.

​Bantuan menyasar 93 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 363 jiwa yang kehilangan mata pencaharian utama akibat penutupan aktivitas industri arang tersebut. Sejak operasional panglong dihentikan, ribuan warga yang bergantung pada pencarian kayu bakau mengalami kesulitan ekonomi yang signifikan.

​Kepala DKPP Meranti, Ifwandi, yang mewakili Bupati menyampaikan bahwa bantuan ini adalah bukti kehadiran pemerintah daerah dalam meringankan beban masyarakat pesisir.

​"Pemerintah daerah ingin memastikan kebutuhan pangan masyarakat terdampak tetap terpenuhi. Ini adalah bentuk kepedulian bagi warga yang saat ini kehilangan pekerjaan," ujar Ifwandi.

​Adapun paket bantuan yang disalurkan terdiri dari berbagai kebutuhan pokok dan tambahan nutrisi, satu papan telur, dua kilogram gula pasir dan seperempat kilogram kopi.

​Tambahan makanan bergizi bagi anak-anak dari keluarga terdampak.
​Selain bantuan khusus dampak panglong arang, Pemkab Meranti juga menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) hasil kolaborasi dengan Bulog kepada 178 KK.

Setiap penerima manfaat mendapatkan 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng.
​Upaya Solusi Jangka Panjang
​Ifwandi menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada bantuan jangka pendek. 

Pemkab bersama DPRD Kepulauan Meranti tengah melakukan kajian intensif untuk menemukan solusi konkret agar masyarakat dapat kembali memiliki sumber penghasilan yang stabil.

​"Kami terus berupaya mencari solusi agar masyarakat bisa kembali bekerja. Kami juga memperjuangkan agar program BPNT ini dapat terus berlanjut setiap tahunnya," tambahnya.

​Kepala Desa Sesap, Jumri, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian pemerintah daerah. Senada dengan hal tersebut, Amir (48), seorang pencari bakau sekaligus ayah dari 11 anak, mengaku sangat terbantu dengan adanya intervensi pangan ini.

​"Terima kasih kepada Pemkab Meranti. Bantuan ini sangat membantu kebutuhan keluarga kami di tengah kondisi sulit sekarang ini," pungkas Amir. ()

Penulis : mdc
Editor : bastian
Kategori : Kep Meranti

Kep Meranti

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex