Rokan Hulu / Rabu, 20 Mei 2026 16:56 WIB

Pimpin Upacara Harkitnas ke-118, Wabup Syafaruddin Poti Ajak Elemen Rohul Jaga Kedaulatan Digital

BAGYNEWS.COM - Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tingkat Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Rokan Hulu, Rabu 20/ Mei 2026
​Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wakil Bupati Rohul, H. Syafaruddin Poti, membacakan amanat tertulis Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) RI, Meutya Viada Hafid. Peringatan Harkitnas tahun ini mengusung tema nasional “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”.

​"Kebangkitan berarti keberanian untuk melepaskan diri dari belenggu ketidaktahuan dan ketertinggalan. Tema tahun ini merepresentasikan semangat menjaga Ibu Pertiwi melalui pelindungan para tunas bangsa, serta menegaskan pentingnya kemandirian sebagai negara yang berdaulat," ujar Syafaruddin Poti saat membacakan amanat Menkomdigi.

​Wabup Syafaruddin Poti memaparkan bahwa esensi perjuangan bangsa saat ini telah bergeser. Tantangan riil yang dihadapi masyarakat bukan lagi perebutan wilayah teritorial, melainkan bagaimana menjaga kedaulatan informasi dan memperkuat literasi digital di tengah derasnya arus globalisasi.

​Dalam pidato menteri yang dibacakannya, dipaparkan pula sejumlah program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang sedang diakselerasi: adalah implementasi program Makan Bergizi Gratis untuk pelajar, serta pemerataan akses lewat pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah afirmasi.

Penyelenggaraan layanan Cek Kesehatan Gratis secara masif dan merata.bPembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk mempermudah akses pupuk, modal usaha, dan kebutuhan pokok warga.

​Sektor keamanan siber bagi generasi muda turut menjadi atensi serius pemerintah pusat. Mulai 28 Maret 2026, pemerintah telah memberlakukan penuh Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP TUNAS.

​Melalui regulasi ini, negara secara resmi membatasi dan menunda akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun demi menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan beretika.

​Menutup sambutannya, Wabup Syafaruddin Poti mengajak seluruh elemen masyarakat Rokan Hulu—mulai dari akademisi, praktisi, organisasi kepemudaan (OKP), hingga pelajar—untuk kembali menyalakan api semangat "Boedi Oetomo" 1908 dalam kehidupan sehari-hari.

​Ia mengimbau semua pihak menjadikan Asta Cita (delapan misi pembangunan nasional) sebagai kompas untuk menghadirkan perubahan nyata, memperkuat solidaritas sosial, dan mendongkrak indeks literasi digital di Negeri Seribu Suluk.

​Upacara ini diikuti dengan penuh nasionalisme oleh jajaran Forkopimda, pejabat teras di lingkungan Pemkab Rohul, Aparatur Sipil Negara (ASN), perwakilan TNI/Polri, ormas, serta para pelajar. ***

Penulis : RS
Editor : bastian
Kategori : Rokan Hulu

Rokan Hulu

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex