Indragiri Hilir / Sabtu, 23 Mei 2026 13:08 WIB

Pemkab Inhil Fokuskan Strategi Pencegahan Dini Karhutla Gambut

BAGYNEWS.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) bergerak cepat mengunci strategi pertahanan wilayah menghadapi ancaman musim kemarau ekstrem 2026. 

Langkah taktis ini diwujudkan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Inhil Tahun 2026, Kamis 21 Mei 2026.

​Rapat yang digelar di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Inhil ini dipimpin langsung oleh Pj Bupati Inhil yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), H. Tantawi Jauhari.

​Agenda ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pimpinan OPD teknis, camat, Danramil, Kapolsek se-Inhil, Kepala Pos Basarnas Tembilahan, Kepala UPT KPH Mandah, perwakilan Manggala Agni, serta pimpinan perusahaan perkebunan swasta.

​Dalam arahannya, Sekda Tantawi Jauhari mengingatkan seluruh peserta rapat bahwa Kabupaten Inhil merupakan salah satu daerah dengan status kerawanan Karhutla tertinggi di Riau. Hal ini disebabkan oleh topografi wilayahnya yang didominasi oleh hamparan kawasan hidrologis gambut yang dalam serta perkebunan kelapa dan sawit yang luas.

​“Karakteristik lahan gambut kita sangat rentan di musim kemarau. Oleh sebab itu, diperlukan langkah mitigasi dan penanganan preventif yang bergerak secara cepat, terpadu, dan berkelanjutan. Kita tidak bisa lagi bekerja dengan pola lama,” tegas Tantawi.

​Menurut Tantawi, kunci keberhasilan operasional di lapangan tidak hanya bertumpu pada posko kabupaten, melainkan pada sinergi tiga pilar di tingkat desa dan keterlibatan dunia usaha.
​Guna meminimalisir lonjakan titik api (hotspot), Sekda merumuskan sejumlah instruksi penting yang harus segera dieksekusi.

Memperketat pengawasan dan mengedepankan tindakan pencegahan dini daripada melakukan pemadaman saat api sudah membesar.

Meminta seluruh camat, lurah, kepala desa, dan pihak korporasi untuk mengaktifkan kembali posko darurat serta mengintensifkan patroli rutin di area rawan bakar.

Melakukan edukasi masif dan tegas kepada masyarakat serta petani lokal agar tidak melakukan pembukaan atau pembersihan lahan dengan metode membakar.

Melakukan audit visual dan memastikan seluruh sarana prasarana, mulai dari mesin pompa air, embung, hingga sekat kanal berfungsi optimal.

​Di sela-sela rakor, Pemkab Inhil juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi tanpa batas dari para personel BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, serta relawan Peduli Api yang selama ini berjibaku menjaga garis pertahanan hijau di lapangan.

​Melalui rakor taktis ini, koordinasi dan jalur komando lintas sektor di Kabupaten Indragiri Hilir diharapkan semakin solid, sehingga ancaman bencana kabut asap yang berpotensi merusak sektor kesehatan dan ekonomi selama musim kemarau 2026 dapat ditekan sekecil mungkin.***

Penulis : mdc
Editor : bastian
Kategori : Indragiri Hilir

Indragiri Hilir

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex