Pekanbaru / Rabu, 03 Juni 2026 12:05 WIB

Maksimalkan Potensi 13 Ribu Pegawai, Wali Kota Pekanbaru Lepas Petugas 1 ASN 1 RW

BAGYNEWS.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi menggelar apel pelepasan petugas pendataan data kewilayahan melalui program inovatif "1 ASN 1 RW" sekaligus memberikan pengarahan pelaksanaan tugas lapangan. Apel tersebut dipusatkan di Lapangan Bola Belimbing, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Rabu 3 Juni 2026 pagi.

​Dalam apel pelepasan tersebut, Wali Kota Pekanbaru, H. Agung Nugroho, bertindak langsung sebagai Pembina Apel. Sementara itu, Camat Senapelan, Rein Rizka Karvy, S.STP., M.Si., ditunjuk sebagai Komandan Apel.

​Wali Kota Agung Nugroho menegaskan bahwa Pemko Pekanbaru berkomitmen penuh untuk membangun sistem birokrasi pemerintahan yang lebih responsif, adaptif, dan cepat tanggap terhadap dinamika kebutuhan masyarakat. 

Salah satu strategi konkretnya adalah dengan melibatkan langsung para abdi negara di lingkungan tempat tinggal mereka masing-masing.

​"Para ASN akan turun langsung ke lingkungan RW tempat mereka berdomisili. Tugas mereka adalah mendata riil kondisi masyarakat, kebersihan lingkungan, status kependudukan, hingga menangkap berbagai persoalan sosial yang ada di akar rumput," tegas Wali Kota Agung Nugroho.

​Berdasarkan hasil evaluasi internal, Kota Pekanbaru saat ini diperkuat oleh sekitar 13.000 pegawai yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

Potensi besar sumber daya manusia ini dinilai harus dimaksimalkan demi mendukung percepatan program pembangunan serta pemerataan pelayanan publik.
​Melalui pergerakan terintegrasi ini, para ASN dan PPPK diwajibkan menghimpun serta menyisir berbagai indikator data penting kewilayahan, antara lain: memetakan titik-titik tumpukan sampah dan efektivitas pengelolaan kebersihan lingkungan. Mendata keberadaan rumah kosong dan pemanfaatan lahan terlantar. Memantau mobilisasi keberadaan pendatang baru di lingkungan rukun warga.

Kemudian, menyaring data masyarakat prasejahtera yang berhak dan membutuhkan bantuan sosial (bansos). Melakukan pembaruan (update) administrasi kependudukan, khususnya bagi warga yang masih menggunakan dokumen lama pasca-kebijakan pemekaran wilayah kecamatan di Pekanbaru.

​Program "1 ASN 1 RW" ini diharapkan mampu melahirkan basis data yang valid dan akurat, sehingga pemerintah daerah dapat mengambil kebijakan publik secara presisi (data-driven policy).

​Pelaksanaan apel pelepasan ini turut dihadiri secara lengkap oleh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, serta ratusan perwakilan aparatur sipil negara yang akan langsung diterjunkan sebagai garda terdepan pendataan di tengah-tengah masyarakat.***

Penulis : Ismail
Editor : bastian
Kategori : Pekanbaru

Pekanbaru

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex