Berniat Menolong Rekan, Seorang Pemancing Dilaporkan Hilang di Sungai Kampar
BAGYNEWS.COM - Suasana di kawasan Pulau Kosiok, Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara, berubah mencekam pada Minggu 7 Juni 2026 sore.
Seorang pria warga setempat bernama Cepi Ahmad Munawar (34) dilaporkan hilang tenggelam saat tengah memancing di aliran Sungai Kampar.
Hingga kini, tim gabungan masih melakukan pencarian intensif terhadap korban yang diduga terseret derasnya arus sungai.
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, peristiwa nahas ini bermula saat korban tengah memancing bersama sejumlah rekannya di tepian Sungai Kampar.
Namun, kondisi darurat terjadi ketika salah satu rekan korban tiba-tiba mengalami kesulitan saat berada di dalam air.
Saksi mata di lokasi kejadian, Aidil, mengungkapkan bahwa korban sempat melakukan aksi heroik dengan terjun ke sungai untuk memberikan pertolongan.
"Korban tenggelam karena hendak menolong temannya yang kesulitan. Beruntung, rekan yang ditolongnya berhasil selamat dan kini sudah dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis," ungkap Aidil.
Diduga, korban tidak memiliki kemampuan berenang yang memadai untuk menghadapi kuatnya arus Sungai Kampar di titik tersebut, sehingga ia terbawa arus dan menghilang.
Kapolsek Kampar Utara, Kompol Asdisyah, membenarkan adanya laporan musibah orang tenggelam tersebut. Pihaknya bersama tim gabungan yang terdiri dari unsur kepolisian, perangkat desa, serta masyarakat setempat telah berada di lokasi kejadian untuk memulai operasi pencarian.
"Benar, saat ini kami bersama tim gabungan masih melakukan penelusuran di sepanjang aliran Sungai Kampar untuk mencari korban. Kami menduga korban terseret arus dan tidak sempat menyelamatkan diri karena keterbatasan kemampuan berenang," ujar Asdisyah.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terkendala kondisi aliran sungai. Tim gabungan terus melakukan penyisiran di radius sekitar tempat korban terakhir kali terlihat.
Menanggapi peristiwa ini, Kapolsek Kampar Utara mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra saat beraktivitas di sekitar aliran Sungai Kampar.
"Mengingat arus sungai yang terkadang tidak terduga dan kondisi cuaca yang sering berubah, kami meminta warga agar selalu berhati-hati. Jangan memaksakan diri masuk ke sungai jika tidak memiliki kemampuan berenang yang cukup, terutama saat arus dalam keadaan deras," tegasnya.***
| Penulis |
: rac |
| Editor |
: bastian |
| Kategori |
: Peristiwa |