Pekanbaru / Selasa, 09 Juni 2026 14:29 WIB

Wako Agung Nugroho Instruksikan OP Bina Marga Gercep Tambal Jalan Rusak: Jangan Banyak Alasan!

BAGYNEWS.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menempatkan perbaikan infrastruktur jalan sebagai prioritas utama pelayanan publik.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, melayangkan instruksi keras kepada jajaran tenaga Operasional dan Pemeliharaan (OP) Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk bergerak cepat (gercep) mengesekusi penambalan jalan-jalan berlubang yang rawan memicu kecelakaan lalu lintas.

​Agung mengakui, selama ini keberadaan tim taktis OP Bina Marga telah berkontribusi besar dalam menanggulangi kerusakan jalan di berbagai sudut Kota Pekanbaru. 

Kendati demikian, ia menegaskan roda pergerakan di lapangan harus terus diakselerasi seiring dengan masih tingginya aduan dari warga.

​"Di sisi lain, kami melihat masih banyak laporan serta keluhan masyarakat terkait kondisi jalan rusak yang membutuhkan perhatian darurat. Jika ada jalan berlubang dan masyarakat sudah mengeluh, segera turun dan lakukan penambalan. Jangan terlalu banyak alasan birokrasi," tegas Agung Nugroho, Senin 8 Juni 2026.

​Wali Kota menjamin bahwa Pemko Pekanbaru berkomitmen penuh di belakang pembenahan fasilitas publik ini. Aspek keselamatan dan kenyamanan mobilitas harian masyarakat merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar.

​Agung bahkan menegaskan, apabila pos anggaran reguler yang saat ini melekat di Dinas PUPR habis atau tidak mencukupi, pemko siap mengambil langkah taktis untuk melakukan intervensi finansial susulan.

​“Sampai di mana batas anggaran yang ada saat ini digunakan, silakan pakai. Nanti kekurangan anggarannya akan kami formulasikan dan kucurkan kembali. Yang paling penting bagi kami adalah seluruh titik jalan yang rusak bisa segera ditangani tanpa tertunda,” urai Agung.

​Dalam pengarahannya, orang nomor satu di Kota Bertuah ini turut menyentil sisi tanggung jawab moral para aparatur negara. Agung mengingatkan bahwa setiap jabatan kepemimpinan maupun teknis yang diemban bukan sekadar urusan administratif, melainkan sebuah amanah kemanusiaan.

Keterlambatan atau pembiaran terhadap penanganan lubang jalan berisiko langsung menciderai, bahkan merenggut nyawa warga pengguna jalan.

Petugas OP Bina Marga dituntut memiliki kepekaan (sense of crisis) yang tinggi untuk memetakan titik-titik kerusakan jalan yang paling krusial dan berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal.

​Guna meratakan kualitas penanganan infrastruktur di seluruh wilayah, Agung meminta tenaga OP Bina Marga tingkat dinas tidak bekerja secara eksklusif. Mereka diwajibkan aktif membimbing, mengedukasi, dan mendampingi tenaga OP baru yang saat ini disiagakan di tingkat kecamatan.

​Sinergi silang ini dinilai penting agar standar operasional prosedur (SOP) perbaikan jalan, pemeliharaan sistem drainase, serta penanganan kedaruratan infrastruktur lainnya memiliki kualitas eksekusi yang sama baiknya di lapangan.

​“Lakukan kerja sama struktural yang baik. Berikan pendampingan teknis dan tunjukkan cara kerja penambalan yang benar di lapangan. Kita ingin seluruh tenaga OP, baik di level dinas maupun kecamatan, dapat menjalankan tugasnya secara maksimal dan seragam,” pinta Wali Kota.

​Di akhir instruksinya, Agung berharap seluruh personel OP dapat mengukuhkan diri sebagai garda terdepan pembangunan. Dengan semangat pengabdian dan soliditas yang kuat, pemko optimistis keluhan klasik masyarakat terkait jalan rusak di Kota Pekanbaru dapat diselesaikan secara cepat, terukur, dan efektif.***

Penulis :
Editor : Bastian
Kategori : Pekanbaru

Pekanbaru

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex