Kuantan Singingi / Rabu, 17 Juni 2026 07:11 WIB

Peringati Haul Syekh KH Abdul Malik dan 1 Muharram 1448 H, Bupati Suhardiman Amby Ajak Jemaah Teladani Ulama ​

BAGYNEWS.COM - Suasana khidmat dan nuansa spiritual yang kental menyelimuti kompleks Pondok Pesantren Imam Saleh, Kecamatan Inuman.

Ratusan jemaah dari berbagai penjuru daerah memadati area ponpes untuk mengikuti peringatan Haul Syekh KH Abdul Malik yang digelar bersempena dengan penyambutan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Selasa 16 Juni 2026 malam.

​Agenda religius yang diinisiasi oleh Yayasan Syekh Haji Abdul Malik ini dihadiri langsung oleh Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, MM, selaku perwakilan ahli waris dan keluarga.

​Turut hadir Wakil Bupati Kuansing, H Mukhlisin, Sekretaris Daerah Zulkarnain, M.Si, Kepala Kantor Kementerian Agama Kuansing H. Suhelmon, MA, unsur Forkopimda, serta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kuansing.

​Peringatan haul ini digelar sebagai bentuk penghormatan, takzim, sekaligus doa bersama untuk mengenang rekam jejak perjuangan almarhum Syekh KH Abdul Malik—tokoh ulama besar Kuansing yang juga merupakan ayah kandung dari Bupati Dr. H. Suhardiman Amby, MM.

​Bupati Suhardiman Amby dalam sambutannya melayangkan rasa syukur yang mendalam atas kerelaan waktu ratusan masyarakat yang hadir menyandungkan doa bagi almarhum ayahandanya.

​“Haul ini bagi kami bukan sekadar ruang mengenang sosok orang tua, melainkan sebuah ikhtiar kolektif untuk meneladani cetak biru perjuangan beliau dalam menegakkan syiar Islam serta konsistensinya membina karakter generasi muda lewat jalur pendidikan pesantren. Di ambang 1 Muharram 1448 H ini, mari kita jadikan spirit hijrah sebagai momentum memperkuat keimanan dan menjaga stabilitas persatuan umat,” puji Bupati Suhardiman, Selasa 16 Juni 2026 malam.

​Senada dengan hal itu, Kepala Kantor Kemenag Kuansing, H. Suhelmon, MA, menggarisbawahi bahwa kombinasi agenda haul ulama dan pergantian tahun baru Islam membawa pesan ganda bagi penguatan sendi ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama muslim).

​“Syekh KH Abdul Malik telah menghibahkan umur dan pemikirannya untuk membangun fondasi keagamaan yang kokoh di Kuansing. Menjadi tanggung jawab kita bersama untuk tidak mengubur sejarah tersebut, melainkan melanjutkan estafet tradisi keilmuan ini,” tegas Suhelmon.

​Rangkaian malam spiritual ini diisi dengan visualisasi ibadah yang intensif. Selepas pembacaan ayat suci Al-Qur'an, seluruh jemaah, santri, dan pejabat daerah melebur dalam untaian zikir bersama, selawat, serta doa khotmil Quran yang dipandu oleh para kiai dan tokoh tarekat lokal.

​Kehadiran jajaran Forkopimda dan kepala dinas dalam agenda ini merefleksikan kuatnya sinergitas antara umara (pemerintah) dan ulama di Kabupaten Kuantan Singingi guna merawat nilai-nilai religius sebagai fondasi utama pembangunan daerah yang berkearifan lokal.***

Penulis :
Editor : Bastian
Kategori : Kuantan Singingi

Kuantan Singingi

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex