Sinergi Tekan Kekerasan Anak, Sekda Zulkarnain Buka Seminar Dharma Wanita Persatuan Kuansing
BAGYNEWS.COM - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Pemkab Kuansing) mendorong peningkatan peran strategis perempuan dalam mengantisipasi kerawanan sosial di tingkat domestik.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing, Zulkarnain, M.Si, secara resmi membuka Seminar Bulanan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kuansing yang dipusatkan di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Rabu 17 Juni 2026.
Seminar ini mengusung tema "Peran Dharma Wanita dalam Mewujudkan Keluarga Berkualitas, Perempuan Berdaya dan Anak Terlindungi".
Agenda ini dimotori secara kolaboratif oleh DWP Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) bersama DWP Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kuansing, dengan menghadirkan narasumber utama Ketua Pengadilan Agama Teluk Kuantan, Genius Virades, SH, MH.
Dalam arahannya, Sekda Zulkarnain menegaskan bahwa DWP memegang peranan krusial sebagai pilar penunjang performa Aparatur Sipil Negara (ASN). Keharmonisan rumah tangga yang dikelola oleh para istri ASN dinilai linear dengan dedikasi suami dalam memberikan pelayanan publik di instansi masing-masing.
Zulkarnain meminta anggota DWP tidak hanya aktif di ruang lingkup internal organisasi, melainkan wajib turun membaur di lingkungan bertetangga.
“ASN itu hakikatnya adalah pelayan masyarakat. Otomatis, para istri yang tergabung dalam DWP juga harus mengadopsi mentalitas peduli sosial tersebut. Ketika ada anomali atau permasalahan di lingkungan sekitar, kita tidak boleh abai. Anggota DWP harus hadir mengulurkan tangan dan ikut memberikan atensi,” instruksi Sekda Zulkarnain, Rabu 17 Juni 2026
Penasehat DWP Kabupaten Kuansing, Nurhidayah Muniroh Muklisin, menggarisbawahi bahwa seminar ini sengaja menggandeng Pengadilan Agama guna membedah mitigasi hukum terkait tingginya tantangan dinamika rumah tangga modern saat ini.
Nurhidayah menginginkan materi yang didapatkan dari narasumber dapat diimplementasikan sebagai modal edukasi publik.
“Berbagai kasus domestik yang terjadi di lapangan harus menjadi alarm pengingat bersama. Lewat pembekalan dari Pengadilan Agama ini, saya berharap ibu-ibu DWP memiliki bekal pemahaman yuridis yang matang. Jadi, saat menemukan kasus KDRT atau kekerasan terhadap anak di lapangan, kita tahu ke mana harus melapor dan bagaimana memberikan pencerahan kepada korban,” tegas Nurhidayah.
Senada dengan hal itu, Kepala DP2KBP3A Kuansing, Mardansyah, berharap DWP bertransformasi menjadi motor penggerak pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul demi mewujudkan visi Kuansing sebagai kabupaten layak anak.
Agenda ini dihadiri oleh para kepala perangkat daerah, Ketua beserta jajaran pengurus Tim Penggerak PKK Kuansing, serta jajaran Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kuantan Singingi. Melalui penguatan kapasitas berkala ini, organisasi wanita di Kuansing berkomitmen penuh menyatukan persepsi demi menciptakan ekosistem keluarga yang inklusif, sejahtera, dan aman bagi tumbuh kembang anak.***
| Penulis |
: |
| Editor |
: Bastian |
| Kategori |
: Kuantan Singingi |