Kuantan Singingi / Minggu, 21 Juni 2026 22:18 WIB

Bakal Jadi Penguji Eksternal Doktor di Unri, Bupati Suhardiman Amby Tekankan Sinergi Kampus dan Daerah ​

BAGYNEWS.COM - Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Suhardiman Amby, dijadwalkan bertindak sebagai penguji eksternal dalam ujian tertutup disertasi Program Doktor Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau (Unri), Senin 22 Juni 2026.

​Adapun disertasi yang akan diuji berjudul "Pembangunan Masyarakat Lokal di Kabupaten Kuantan Singingi" yang disusun oleh promovendus Dini Handayani.

​Menjelang pelaksanaan ujian, Suhardiman mengapresiasi riset ilmiah yang mengangkat tema pembangunan di wilayah Kuansing. 

Menurutnya, arah pembangunan daerah tidak boleh sekadar berfokus pada aspek fisik, melainkan wajib berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pemberdayaan masyarakat.

​"Pembangunan masyarakat lokal merupakan fondasi utama kemajuan daerah. Infrastruktur itu penting, tetapi yang jauh lebih krusial adalah bagaimana masyarakat mampu memosisikan diri sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar objek," tegas Suhardiman.

​Ia menjelaskan, selama memimpin Kabupaten Kuansing, berbagai kebijakan strategis daerah memang difokuskan untuk memperkuat kapasitas masyarakat desa, mengerek ekonomi kerakyatan, dan mendorong partisipasi publik.

Kultur sosial, budaya, serta kearifan lokal Kuansing yang kuat harus diintegrasikan ke dalam cetak biru perencanaan pembangunan.

​"Kita memiliki modal sosial yang luar biasa, mulai dari budaya gotong royong hingga nilai-nilai adat dan keagamaan. Pembangunan yang berhasil adalah pembangunan yang berakar kuat pada identitas masyarakatnya sendiri," tambahnya.

​Bupati yang akrab disapa Datuk Panglimo Dalam ini menilai, riset akademik di tingkat doktoral sangat berharga untuk memberikan potret objektif di lapangan sekaligus menawarkan solusi berbasis kajian ilmiah. Karena itu, ia mendorong agar hasil riset tidak berakhir menjadi pajangan pustaka.

​"Kampus dan pemerintah daerah harus bersinergi. Hasil penelitian dari perguruan tinggi harus mampu menjadi rujukan dalam memformulasikan kebijakan publik (evidence-based policy). Dengan begitu, pembangunan yang dijalankan benar-benar berbasis data, riset, dan kebutuhan riil masyarakat," terangnya.

​Ia berharap disertasi ini melahirkan rekomendasi konkret dan aplikatif bagi Pemkab Kuansing, khususnya dalam penguatan tata kelola pemerintahan desa yang partisipatif dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

​"Sebagai penguji eksternal, saya akan membedah bagaimana penelitian ini menjawab tantangan pembangunan kontemporer. Kita butuh kontribusi nyata dunia akademik untuk kemajuan Kuansing ke depan," kata Suhardiman.

​Di akhir penyataannya, Suhardiman menegaskan bahwa masa depan daerah sangat bergantung pada konsep kolaborasi multipihak (pentahelix) yang melibatkan pemerintah, akademisi, sektor swasta, dan masyarakat.***

Penulis : rls
Editor :
Kategori : Kuantan Singingi

Kuantan Singingi

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex