Kuantan Singingi / Senin, 29 Juni 2026 19:46 WIB

Duka di Tengah Riuh Arena, Pemacu Jalur Toduang Hitam Tutup Usia di RSUD Teluk Kuantan

BAGYNEWS.COM - Di tengah semarak dan riuhnya pacu jalur, kabar duka yang mendalam menyelimuti jagat perpacuan jalur Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). 

Salah seorang pejuang dayung tangguh, Andan (51), pemacu dari Jalur Toduang Hitam Dubalang Sakti, mengembuskan napas terakhirnya pada Senin 29 Juni 2026.

​Pria paruh baya yang mendedikasikan energinya untuk menjaga tradisi kebanggaan Desa Lumbok, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang ini, meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di RSUD Teluk Kuantan.

​Kabar kepergian almarhum dikonfirmasi langsung dengan rasa duka oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kuansing, H. Yulizar.

​"Saat ini jenazah almarhum masih berada di RSUD Teluk Kuantan dan sedang dalam proses pengantaran menuju rumah duka di Desa Lumbok," ujar Yulizar dengan nada takzim.

​Kepergian Andan menyisakan kesedihan mendalam, tidak hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi rekan sejawat sesama pemacu yang kerap bahu-bahu mengayuh bilah dayung di hulu dan hilir sungai.

​Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi turut menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepulangan sang pemacu. Keberanian dan dedikasinya di arena pacu akan selalu dikenang oleh masyarakat Negeri Jalur.

​Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik dan mulia di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kelapangan dada, ketabahan, dan kekuatan dalam menghadapi ujian berat ini. Amin.***

Penulis :
Editor : Bastian
Kategori : Kuantan Singingi

Kuantan Singingi

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex