Sering Sorot Gaya Hidup Mewah Pejabat, Akun IG ‘Cabinetcouture’ Diblokir Komdigi
BAGYNEWS.COM - Akun Instagram @cabinetcouture_idn yang populer karena rutin mengungkap dan menganalisis harga pakaian, tas, jam tangan, serta barang-barang mewah yang dikenakan pejabat publik dan keluarganya, kini tidak dapat diakses oleh pengguna di Indonesia.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) diduga melakukan geo-restriction atau pembatasan akses berbasis wilayah terhadap akun tersebut.
Akun @cabinetcouture_idn selama ini menjadi sorotan publik karena postingannya yang detail membahas estimasi harga outfit pejabat, mulai dari merek-merek high-end hingga barang bernilai ratusan juta hingga miliaran rupiah.
Banyak netizen mengapresiasi akun ini sebagai bentuk pengawasan publik terhadap transparansi gaya hidup aparatur negara, terutama di tengah imbauan agar pejabat tidak pamer kekayaan.
Menurut informasi yang beredar, pemblokiran dilakukan atas permintaan resmi Komdigi. Hingga berita ini ditulis, Kementerian Komunikasi dan Digital belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan spesifik di balik keputusan tersebut. Spekulasi pun bermunculan, mulai dari tuduhan pelanggaran privasi hingga upaya membungkam kritik terhadap pejabat.
Respons Pengelola Akun
Pengelola akun tidak tinggal diam. Tak lama setelah akses dibatasi, mereka meluncurkan akun baru bernama @cabinetcouture_season2. Melalui akun cadangan tersebut, mereka langsung melanjutkan aktivitas dengan mengunggah konten serupa yang menyoroti gaya hidup mewah para pejabat.
Dalam pernyataannya, pengelola menegaskan bahwa semua informasi yang mereka bagikan berasal dari sumber terbuka dan publik. Mereka juga menyatakan bahwa masyarakat memiliki hak untuk mengawasi dan meminta pertanggungjawaban pejabat. “Semua orang silakan bersiap menyaksikan musim lain dari mode dan gaya pemerintah kita beserta kroni-kroninya,” tulis pengelola di akun baru.
Pengelola akun juga melaporkan kasus ini ke SAFENET, organisasi yang concern terhadap kebebasan berekspresi di dunia maya.
Reaksi Netizen
Pemblokiran ini langsung memicu perdebatan hangat di media sosial. Sebagian netizen menilai langkah Komdigi sebagai bentuk pembungkaman kritik dan pelanggaran terhadap kebebasan informasi. Sementara itu, sebagian lain mendukung pemblokiran dengan alasan akun tersebut berpotensi menimbulkan fitnah atau melanggar privasi.
Kasus ini menjadi sorotan karena muncul di tengah isu transparansi aset pejabat dan gaya hidup mewah yang kerap menjadi perbincangan publik.
Komdigi hingga kini belum merespons permintaan konfirmasi dari berbagai media. Pihak Istana dan pejabat terkait yang sering disorot akun tersebut juga belum memberikan komentar.
Artikel ini akan terus diperbarui seiring perkembangan informasi resmi dari pemerintah.***
sumber: gelora.co
| Penulis |
: |
| Editor |
: |
| Kategori |
: Sosmed |