BAGYNEWS.COM - Sebuah drama kolosal tersaji di Los Angeles Stadium. Spanyol sukses menyegel tiket semifinal Piala Dunia 2026 secara dramatis setelah menundukkan perlawanan sengit Belgia dengan skor 2-1.
Gol pemain pengganti, Mikel Merino, di menit-menit akhir menjadi pembeda dalam laga yang dipimpin oleh wasit Michael Oliver ini, Sabtu 11 Juli 2026.
Pertandingan disaksikan langsung oleh 70.492 pasang mata yang memadati stadion, menghadirkan atmosfer luar biasa sejak sepak mula dilakukan oleh Belgia. Sejak peluit pertama dibunyikan, Spanyol langsung mengambil inisiatif permainan.
Pasukan La Roja memperagakan kombinasi umpan-umpan pendek cepat khas mereka untuk membongkar pertahanan The Red Devils.
Intensitas tinggi dan cuaca yang terik memaksa wasit memberikan cooling break pada menit ke-23 agar para pemain bisa menghidrasi tubuh. Selepas jeda minum, tempo permainan justru semakin menggila.
Berawal dari penetrasi lini tengah, Dani Olmo melepaskan tembakan keras yang sempat dihalau Thibaut Courtois. Bola muntah (rebound) langsung disambar dengan sepakan mendatar oleh Fabián Ruiz yang bersarang tepat di tengah gawang.
Lamine Yamal melakukan aksi solo spektakuler dari sisi sayap. Sayang, eksekusi akhirnya dari tepi kotak penalti menyamping tipis di sebelah kanan gawang Courtois. Kegagalan Yamal harus dibayar mahal.
Melalui skema serangan kilat, Timothy Castagne melepaskan umpan silang akurat ke jantung pertahanan Spanyol. Charles De Ketelaere yang lolos dari kawalan melompat dan melepaskan sundulan mematikan ke sudut kiri gawang Unai Simón.
Tensi semakin memanas menjelang turun minum. Bek muda Spanyol, Pau Cubarsí, harus menerima kartu kuning di menit ke-43 akibat tekel kerasnya demi menghentikan serangan balik Belgia. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.
Memasuki paruh kedua, jalannya pertandingan tidak mengendur. Menit ke-55, pelatih Spanyol Luis de la Fuente melakukan penyegaran masif dengan memasukkan Pedri dan Ferran Torres. Di kubu seberang, pelatih Belgia Rudi Garcia merespons pada menit ke-60 dengan memasukkan Romelu Lukaku dan Axel Witsel.
Jual beli serangan terus terjadi. Unai Simón melakukan penyelamatan gemilang saat menepis tendangan jarak jauh Kevin De Bruyne di menit ke-62. Semenit berselang, giliran Courtois yang melakukan penyelamatan krusial saat menggagalkan peluang emas Mikel Oyarzabal dari jarak dekat.
Namun, petaka menghampiri Belgia pada menit ke-66. Kiper andalan mereka, Thibaut Courtois, terkapar kesakitan dan membutuhkan perawatan medis. Sempat mencoba bertahan, Courtois akhirnya menyerah karena cedera dan terpaksa digantikan oleh kiper cadangan Senne Lammens pada menit ke-71.
Memasuki 10 menit terakhir, pertandingan berjalan semakin keras dan emosional. Menit ke-85, Kevin De Bruyne diganjar kartu kuning akibat pelanggaran taktis sebelum akhirnya digantikan oleh Alexis Saelemaekers. Di momen yang sama, Luis de la Fuente memasukkan Mikel Merino untuk menggantikan Dani Olmo. Sebuah keputusan yang terbukti menjadi dalang kemenangan Spanyol.
Senne Lammens melakukan penyelamatan luar biasa saat menepis tendangan jarak jauh Pau Cubarsí. Berawal dari kemelut di dalam kotak penalti menyusul peluang Cubarsí, bola liar jatuh di kaki Mikel Merino. Dengan ketenangan luar biasa, Merino melepaskan tembakan terukur yang merobek gawang Belgia. Stadion bergemuruh menyambut gol dramatis sang pemain pengganti!
Belgia mengurung pertahanan Spanyol demi menyamakan kedudukan. Frustrasi mulai melanda; Aymeric Laporte menerima kartu kuning di menit ke-90+3 karena tekel kerasnya, disusul kartu kuning untuk Axel Witsel (Belgia) di menit ke-90+5 akibat tekel kasarnya.
Senne Lammens sempat mengamankan peluang terakhir dari Marc Cucurella di menit ke-90+7, sebelum akhirnya Michael Oliver meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Spanyol menang 2-1 dan resmi melangkah ke babak semifinal Piala Dunia 2026. Pada babak semifinal Spanyol akan berhadapan dengan Prancis yang sebelumnya mengalahkan Maroko 2-0.***
sumber: beritasatu.com
| Penulis | : |
| Editor | : |
| Kategori | : Olahraga |
© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex

