Sabtu, 18 Juli 2026
Pekanbaru / Jum'at, 17 Juli 2026 16:56 WIB

Minta Aparatur Rasakan Keluhan Warga, Wali Kota Pekanbaru Instruksikan Pejabat Keliling Pakai Motor

BAGYNEWS.COM - Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. 

Mereka diminta untuk lebih sering turun ke lapangan dengan berkendara sepeda motor guna memantau langsung persoalan yang dihadapi masyarakat.

​Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Agung usai memimpin rapat evaluasi bersama jajarannya di Kantor Kecamatan Binawidya pada Jumat 17 Juli 2026.

​Wali Kota Agung menekankan bahwa dengan mengendarai roda dua, para pejabat dapat lebih fleksibel bergerak menyusuri setiap sudut wilayah kerja mereka tanpa sekat formalitas.

​"Saya menginstruksikan kepada seluruh kepala OPD serta pejabat dari eselon II, III, dan IV untuk sering-sering menggunakan motor roda dua untuk keliling Pekanbaru. Biar apa? Agar mereka bisa merasakan langsung apa yang selama ini dirasakan masyarakat di lapangan," tegas Agung.

​Menurutnya, metode ini sangat efektif untuk membuat aparatur Pemko Pekanbaru lebih peka terhadap aspirasi dan kebutuhan riil warga. Output-nya diharapkan dapat mendorong kinerja pelayanan publik yang jauh lebih responsif dan maksimal.

​"Semakin kita memahami apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, masyarakat akan semakin senang. Saya sendiri sering turun menggunakan kendaraan roda dua. Dari situ saya bisa melihat langsung kondisi nyata, sehingga bisa langsung mengevaluasi jalannya penanganan jalan rusak, sampah, dan masalah lainnya," jelasnya.

Harus Tegas Tegur Warga Bandel

​Selain instruksi berkendara motor, Agung juga menyoroti peran strategis pejabat di tingkat wilayah, khususnya camat dan lurah. Ia meminta mereka tidak segan untuk membangun komunikasi yang dekat, namun tetap berani mengambil tindakan tegas jika ada warga yang melanggar aturan.

​Ia mencontohkan salah satu masalah klasik perkotaan seperti penutupan saluran air secara sepihak oleh pemilik usaha.

​"Lurah harus tegas jika ada warga yang melanggar aturan. Misalnya, ada pemilik toko yang nekat menutup saluran drainase. Harus langsung ditegur keras. Jangan sampai karena keegoisan satu atau dua orang yang salah, warga satu kawasan yang harus terkena dampak banjir," pungkas Agung.***

Penulis : rac
Editor : bastian
Kategori : Pekanbaru

Pekanbaru

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex