Minggu, 19 Juli 2026
Hukum / Sabtu, 18 Juli 2026 13:10 WIB

Serang Polisi Pakai Sajam Saat Ditangkap, Pengedar Ekstasi di Pekanbaru Dilumpuhkan

BAGYNEWS.COM - Proses penangkapan seorang terduga pengedar narkotika di Kota Pekanbaru berlangsung menegangkan. Pria berinisial SD nekat menyerang petugas menggunakan senjata tajam saat akan diringkus di Jalan Badak Ujung, Kecamatan Tenayan Raya, Kamis 16 Juli 2026 malam.

​Akibat serangan membabi buta tersebut, seorang personel Subdit II Ditresnarkoba Polda Riau mengalami luka gores di bagian perut. Petugas terpaksa melepaskan tembakan tegas dan terukur untuk melumpuhkan pelaku.

​Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira, menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat terkait adanya transaksi pil ekstasi. Polisi kemudian melakukan pengintaian dan memancing pelaku ke lokasi penangkapan.

​Sekitar pukul 22.10 WIB, tersangka SD tiba di lokasi yang disepakati bersama seorang rekannya. Namun, saat petugas bergerak melakukan penyergapan, kedua pelaku langsung memberikan perlawanan sengit.

​"Saat akan diamankan, tersangka bersama rekannya menyerang petugas menggunakan senjata tajam. Karena dinilai membahayakan keselamatan jiwa petugas di lapangan, personel terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur," kata Putu, Sabtu 18 Juli 2026

​Sabetan senjata tajam dari pelaku sempat mengenai bagian perut dekat pusar salah satu anggota opsnal. Melihat rekannya terluka dan dalam posisi terancam, personel lain langsung memberikan bantuan menembak pelaku hingga berhasil dilumpuhkan.

​Dalam kekacauan tersebut, rekan SD berhasil memanfaatkan situasi untuk melarikan diri dari kepungan. Saat ini, identitasnya sudah kantongi dan masuk dalam perburuan polisi.

​Setelah pelaku SD berhasil dilumpuhkan, petugas langsung melakukan penggeledahan di lokasi kejadian dan menemukan sejumlah barang bukti.
​Dari tangan tersangka, polisi menyita ​50 butir pil diduga ekstasi berbagai warna dan logo yang disembunyikan di dalam sebuah kotak obat. ​1 bilah pisau cutter yang digunakan pelaku untuk menyerang petugas. Dan ​2 unit telepon seluler yang digunakan untuk transaksi.

​Pasca-insiden berdarah tersebut, personel kepolisian yang terluka langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis atas luka robek di perutnya.

​Sementara itu, tersangka SD yang menderita luka tembak juga dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau guna mendapatkan penanganan medis sebelum dijebloskan ke sel tahanan.

​"Tersangka beserta barang bukti kini sudah diamankan di Ditresnarkoba Polda Riau untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut setelah dinyatakan membaik oleh dokter. Sementara satu pelaku lainnya masih terus kami kejar," pungkas Putu.

​Saat ini, Polda Riau masih melakukan pengembangan intensif guna membongkar jaringan pemasok dan asal-usul puluhan butir pil ekstasi tersebut.***

Penulis : rac
Editor : bastian
Kategori : Hukum

Hukum

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex