Selasa, 28 Juli 2026
Siak / Senin, 27 Juli 2026 09:55 WIB

Dukung Petani Kampung Harapan, Mahasiswa KUKERTA UNRI Ciptakan Alat Pemupukan Otomatis

​BAGYNEWS.COM - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau (UNRI) menghadirkan inovasi teknologi tepat guna berupa Aplikator Pupuk Tabur Terukur Otomatis di Kampung Harapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.

​Inovasi yang disosialisasikan kepada Kelompok Tani setempat pada Selasa 2 Juli 2026 ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan ketepatan proses pemupukan lahan pertanian.

​Inovasi ini lahir dari pengamatan mahasiswa selama bertugas di Kampung Harapan. Meskipun mayoritas masyarakat menggantungkan hidup pada sektor pertanian, proses pemupukan di wilayah tersebut sebagian besar masih dilakukan secara manual.

​Metode tradisional ini tidak hanya menguras tenaga, tetapi juga sering kali menghasilkan sebaran pupuk yang kurang merata.

​Tahapan Pengembangan Alat
​Perancangan Desain
Menyesuaikan kebutuhan dan karakteristik lahan petani.

​Manufaktur Lanjutan
Menggunakan bahan yang mudah didapat dan terjangkau.

​Uji Fungsi
Memastikan ketepatan dan efisiensi sebaran pupuk.

​Demonstrasi Lapangan
Pelatihan langsung cara pengoperasian alat kepada para petani.

​Koordinator Desa (Kordes) KUKERTA UNRI Kampung Harapan, Mhd. Mario Gustino, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi sederhana namun berdampak besar.

​"Kami berharap aplikator pupuk ini dapat menjadi solusi agar petani dapat melakukan pemupukan secara lebih mudah, merata, dan terukur. Dengan penggunaan pupuk yang presisi, biaya produksi diharapkan dapat ditekan dan hasil panen masyarakat semakin meningkat," ungkap Mario.

​Kegiatan demonstrasi alat disambut antusias oleh para petani. Mereka berkesempatan mencoba secara langsung pengoperasian aplikator pupuk tersebut di area persawahan/perkebunan.

​Representasi Kelompok Tani Kampung Harapan, Suherlin, menyampaikan apresiasinya atas gagasan dan dedikasi para mahasiswa UNRI.

​"Secara fungsional alat ini sudah sangat baik dan siap digunakan. Inovasi ini sungguh bermanfaat bagi pekerjaan kami di lapangan," ujar Suherlin.

​Melalui program ini, tim KUKERTA UNRI berharap penerapan teknologi tepat guna di sektor pertanian terus meluas. Selain mempercepat proses kerja, alat ini terbukti mampu menghemat penggunaan pupuk sehingga nutrisi tanaman dapat terpenuhi secara optimal. ***

Penulis : rls
Editor : bastian
Kategori : Siak

Siak

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex