Kamis, 06 Agustus 2026
Pekanbaru / Rabu, 05 Agustus 2026 17:55 WIB

Tinjau RTH Putri Kaca Mayang, Delegasi IMT-GT Puji Inovasi Green City Kota Pekanbaru ​

BAGYNEWS.COM - Konsep green city yang diterapkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Putri Kaca Mayang mendapat apresiasi tinggi dari delegasi tiga negara anggota Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT).

​Apresiasi tersebut mengemuka saat Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, memimpin peninjauan lapangan bersama para delegasi dalam rangkaian agenda Green Cities Mayor Council (GCMC) IMT-GT ke-9, Rabu 5 Agustus 2026.

​Wako Agung menjelaskan, RTH Putri Kaca Mayang dihadirkan sebagai ruang publik ramah lingkungan dan inklusif yang dilengkapi dengan fasilitas edukasi keluarga.

​"RTH ini tidak hanya menjadi area terbuka hijau, tetapi juga ruang publik bagi keluarga. Di sini kami sediakan fasilitas perpustakaan, sehingga para orang tua bisa membaca buku sambil mendampingi anak-anak bermain," ujar Agung.

​Dalam kunjungan tersebut, Pemko Pekanbaru memamerkan dua inovasi utama pengelolaan lingkungan berkelanjutan yang dipusatkan di area RTH:

​Waste Station Berbasis E-Money
Fasilitas pengumpulan dan pemilahan sampah anorganik. Masyarakat yang menyetorkan sampah terpilah akan mendapatkan imbalan berupa saldo uang elektronik (e-money).

​Maket Pengelolaan TPA Berbasis Metana
Pemaparan pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) bersama PT Indonesia Clean Energy (ICE) untuk mengolah gas metana sebagai bagian dari program pengurangan emisi dan skema carbon capture.

​"Melalui waste station, kami mengedukasi masyarakat untuk memilah sampah karena ada nilai ekonomi yang dihasilkan. Kami juga memaparkan pengelolaan TPA untuk mengejar target carbon capture di Pekanbaru," terang Agung.

​Agung mengungkapkan bahwa seluruh rangkaian inovasi kota hijau tersebut mendapat respons sangat positif dari delegasi Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

​Melihat tingginya antusiasme peserta, Pemko Pekanbaru menyatakan komitmennya untuk memperluas jejaring dan berbagi pengetahuan demi percepatan pembangunan kota hijau di kawasan regional.

​"Insyaallah kami siap berbagi ilmu dan membuka akses kerja sama dengan berbagai pihak yang peduli terhadap lingkungan. Pengembangan ini disokong kolaborasi dan tidak menggunakan APBD," tegas Agung.***

Penulis : rac
Editor : bastian
Kategori : Pekanbaru

Pekanbaru

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex