">

Jumat, 07 Agustus 2026
Peristiwa / Kamis, 06 Agustus 2026 07:36 WIB

Meminta Donasi di Jalanan, Jeritan Hati Pahlawan Olahraga Riau yang Terlupakan: "Mana Hati Nurani Pemerintah?" ​

BAGYNEWS.COM - Kebanggaan yang dulu disumbangkan para atlet dan pelatih Riau di panggung Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) 2024 kini berganti menjadi dukacita. 

Puluhan atlet penerima medali terpaksa turun ke jalanan, menagih sisa bonus yang tak kunjung dilunasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

​Hampir dua tahun berlalu sejak helat olahraga nasional tersebut selesai, janji Pemprov Riau untuk merampungkan pembayaran bonus di awal tahun 2026 menguap begitu saja. Hingga Agustus 2026, mereka baru menerima 45 persen dari hak yang seharusnya mereka dapatkan.

​Di sekitar Stadion Utama Riau, pemandangan mengharukan terlihat saat para pahlawan olahraga yang pernah mengharumkan nama daerah ini membentangkan spanduk berisi jeritan hati mereka.

​"Cairkan bonus kami, kami telah berbuat, mana hati nurani pemerintah? Sampai kapan kami menunggu?" tulis pesan pilu pada spanduk atlet bulu tangkis Peparnas.

​Tak hanya membentangkan spanduk bertuliskan "Donasi untuk Pahlawan Olahraga, 2 Tahun Diterlantarkan" dan "Bantuan Korban Bencana Olahraga", sebagian atlet bahkan terpaksa menyodorkan kotak donasi terbuka kepada para pengunjung stadion. 

Aksi ini menjadi simbol betapa terabaikannya nasib para pejuang olahraga yang telah mengucurkan keringat dan air mata demi nama Riau.

​Koordinator Aksi, Darman Hutahuruk, meluapkan rasa kecewa yang mendalam atas ketidakjelasan komitmen Pemprov Riau.

Menurutnya, Riau menjadi satu-satunya provinsi di Indonesia yang belum menuntaskan pembayaran bonus PON dan Peparnas 2024.

​"Riau ini terkenal kaya, di atas minyak, di bawah minyak. Tapi ironis, hanya untuk menyelesaikan hak dan bonus atletnya saja tidak tuntas-tuntas. Provinsi lain sudah menyelesaikan kewajiban mereka sejak lama," ujar Darman dengan nada penuh kepedihan.

​Para atlet dan pelatih berharap Pemprov Riau dapat segera mengetuk hati nurani dan mencairkan sisa 55 persen bonus yang menjadi hak mereka, agar mereka tidak terus-menerus terlantar di tanah yang pernah mereka harumkan namaya.***

Penulis :
Editor : bastian
Kategori : Peristiwa

Peristiwa

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex