Buntut Napi Narkoba Kabur, Kalapas dan KPLP Pekanbaru Dicopot! 3 Sipir Terancam Sanksi Berat
BAGYNEWS.COM - Imbas dari melarikan dirinya narapidana kasus narkotika berinisial ISD, Jabatan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, resmi dimutasi dari jabatannya.
Hingga kini, napi tersebut dilaporkan masih belum berhasil ditangkap.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Rudy Fernando Sianturi, membenarkan pencopotan sekaligus pergeseran jabatan pimpinan di Lapas Pekanbaru tersebut. Yuniarto dipindahtugaskan ke wilayah Sulawesi Barat.
“Benar, beliau dipindahkan ke Sulawesi Barat. Posisi Kalapas Pekanbaru kini diisi oleh Eko Ari Wibowo yang sebelumnya bertugas di Sulawesi Barat,” terang Rudy, Jumat 7 Agustus 2026.
Rudy menjelaskan, perombakan struktur ini merupakan tindak lanjut dari investigasi internal atas bobolnya pengamanan yang menyebabkan kaburnya ISD.
Hasil pemeriksaan resmi telah dikirimkan ke pemerintah pusat sebagai pertimbangan evaluasi kepemimpinan.
Tak hanya Kalapas, posisi Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas IIA Pekanbaru juga ikut dicopot. Jabatan yang sebelumnya diemban Febri Sadam kini diserahterimakan kepada Vezanol Kosuma.
“Ini bentuk konsekuensi kepemimpinan. Kalapas dan KPLP tentu harus bertanggung jawab atas kelalaian pengawasan yang dilakukan anggotanya,” tegas Rudy.
Sementara itu, untuk tiga orang petugas pemasyarakatan (sipir) yang secara langsung bertugas mengawal ISD saat insiden melarikan diri terjadi, Kanwil Ditjenpas Riau telah melayangkan rekomendasi hukuman disiplin kategori berat ke Ditjenpas Pusat.
"Untuk tiga sipir yang bertugas saat kejadian, kami sudah merekomendasikan sanksi berat. Keputusan eksekusinya kini menunggu penetapan dari pusat," tambah Rudy.
Hingga saat ini, tim gabungan masih terus melakukan perburuan intensif di lapangan guna menangkap kembali narapidana ISD.***
| Penulis |
: rac |
| Editor |
: bastian |
| Kategori |
: Pekanbaru |