Kamis, 27 Agustus 2026
Otomotif / Kamis, 27 Agustus 2026 10:07 WIB

Kia Recall Puluhan Ribu Unit EV9

BAGYNEWS.COM - Produsen otomotif Kia secara resmi mengumumkan penarikan kembali (recall) terhadap 21.290 unit SUV listrik Kia EV9 akibat masalah pada sistem kantong udara (airbag). 

Gangguan fungsi pada fitur keselamatan ini dinilai berpotensi menimbulkan risiko cedera serius, khususnya bagi penumpang anak-anak.

Penarikan massal ini berdampak pada lini kendaraan Kia EV9 model tahun produksi 2025 dan 2026. Berdasarkan laporan pemerintah melalui badan keselamatan jalan raya, sistem deteksi penumpang (occupant detection system) pada deretan mobil listrik tersebut diduga tidak bekerja dengan sebagaimana mestinya.

Laporan Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS (NHTSA) mengungkapkan bahwa selang kantong pelindung (mat bladder tube) pada sistem deteksi penumpang dapat terlepit. Kondisi ini rentan terjadi ketika kursi penumpang depan dinaikkan hingga ke posisi paling tinggi.

“Dampak dari terlepitnya selang tersebut membuat sistem gagal menonaktifkan airbag penumpang depan secara otomatis saat ada anak-anak yang duduk di area tersebut. Hal ini meningkatkan risiko cedera saat terjadi benturan dan membuat kendaraan dinilai melanggar standar keselamatan federal,” tulis Carscoops, Kamis 27 Agustus 2026. 

Pihak otoritas mengidentifikasi bahwa akar permasalahan ini bersumber dari kesalahan teknis pemasok. Komponen selang dilaporkan mengalami kesalahan alur pemasangan (improper routing) saat dirakit oleh pihak supplier.

Dari total kendaraan yang terdampak penarikan, diperkirakan sekitar 6 persen atau setara 1.277 unit mobil benar-benar mengalami cacat produksi tersebut. Penanganan cepat pun disiapkan agar masalah ini tidak memicu insiden yang merugikan para pengguna jalan.

Para pemilik kendaraan sebenarnya dapat mendeteksi gejala awal dari gangguan teknis ini secara mandiri. Penanda utama yang muncul biasanya berupa lampu peringatan airbag yang menyala pada panel instrumen dasbor mobil.

Selain indikator airbag, sistem kendaraan juga mungkin akan memicu bunyi peringatan sabuk pengaman untuk kursi penumpang depan secara terus-menerus, meskipun area kursi tersebut dalam keadaan kosong atau tidak diduduki siapa pun.

Pihak produsen dijadwalkan bakal mulai mengirimkan surat pemberitahuan resmi kepada para pemilik kendaraan pada pertengahan Oktober mendatang. Dalam surat tersebut, pemilik diimbau untuk membawa unit crossover listrik mereka ke bengkel resmi terdekat.

Setibanya di bengkel resmi, tim teknisi akan melakukan pemeriksaan menyeluruh pada alur selang mat bladder. Jika ditemukan kerusakan atau ketidaksesuaian, komponen sistem deteksi beserta sarung jok kendaraan akan diganti dengan unit baru secara gratis demi memastikan alur pemasangan kembali presisi dan aman.***

 

sumber: beritasatu.com

Penulis :
Editor :
Kategori : Otomotif

Otomotif

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex