Rabu, 02 September 2026
Peristiwa / Selasa, 01 September 2026 14:26 WIB

Ratusan Warga Kampar Deadline PT Agrinas Palma Nusantara

BAGYNEWS.COM - Ratusan warga Sei Jernih, Kelurahan Pasir Sialang, Kabupaten Kampar, menggelar aksi damai di ruas Jalan Sei Jernih-PT Agrinas Palma Nusantara, Selasa 1 September 2026. 

Aksi ini ditujukan kepada manajemen PT Agrinas Palma Nusantara (eks PT Johan Sentosa) untuk menuntut kepastian hak serta keterlibatan masyarakat lokal dalam aktivitas perusahaan.

​Tokoh masyarakat Sei Jernih, Salman Alfarizi, didampingi Korlap Eri Bakri dan Ketua LPM Habibullah, menegaskan bahwa kehadiran warga bukan untuk mengganggu operasional perusahaan, melainkan untuk memperjuangkan aspirasi desa.

​"Kami ingin menyampaikan tuntutan agar hak serta kepentingan masyarakat sekitar diperhatikan. Terdapat sejumlah persoalan utama, mulai dari kesempatan kerja, transparansi dana CSR, pengadaan kebun, hingga pengangkutan dan perawatan jalan kampung," tegas Salman.

​Dalam aksi tersebut, warga menyampaikan lima poin tuntutan utama:

​Peluang Kerja
Mengakomodasi masyarakat Sei Jernih sebagai karyawan sebanyak minimal 20 persen dari total tenaga kerja perusahaan.

​Transparansi CSR
Kejelasan jumlah dan penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) bagi warga Sei Jernih dan Kelurahan Pasir Sialang.
​Kemitraan Perkebunan: Kerja sama pengadaan kebun masyarakat sebesar 20 persen sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

​Pelibatan Transportasi Mengikutsertakan warga lokal dalam kegiatan angkutan operasional perusahaan.
​Infrastruktur: Perawatan rutin terhadap jalan kampung Sei Jernih yang dilalui kendaraan operasional perkebunan.
​Massa memberikan tenggat waktu (deadline) selama 2x24 jam terhitung sejak Selasa 1 September 2026 hingga Kamis 3 September 2026 bagi manajemen untuk memberikan jawaban konkret.

​Aspirasi warga diterima langsung oleh perwakilan manajemen PT Agrinas Palma Nusantara, yaitu Danu dan GM Pohan bersama jajarannya. Pihak perusahaan menyatakan siap mempelajari tuntutan tersebut untuk ditindaklanjuti secara internal.

​"Tuntutan masyarakat sudah kami terima. Selanjutnya akan kami sampaikan dan tindak lanjuti melalui manajemen perusahaan," ujar perwakilan perusahaan di lokasi.

​Warga berharap mediasi ini tak sekadar formalitas administratif, melainkan menghasilkan solusi nyata yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.***

Penulis : rac
Editor : bastian
Kategori : Peristiwa

Peristiwa

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex