BAGYNEWS.COM - Buku Islam ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam tengah menuai perhatian. Sorotan muncul setelah salah satu tokoh yang namanya tercantum sebagai kontributor menyatakan tidak pernah mengirimkan tulisan untuk buku tersebut.
Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Muhammad Zainul Majdi menyampaikan bantahan terkait pencantuman namanya dalam buku tersebut.
Nama TGB tercatat dalam daftar isi sebagai penulis bab berjudul “Visi Keislaman Prabowo Subianto: Moderasi, Keadilan dan Pembaharuan Dialektika Keagamaan”. Bab tersebut tercantum pada halaman 241.
Pernyataan TGB disampaikan melalui akun media sosial Instagram miliknya @tuangurubajang, pada Senin (6/8]. Pernyataan itu muncul setelah seorang pengguna media sosial mempertanyakan keterlibatannya sebagai kontributor buku.
Menanggapi pertanyaan tersebut, TGB secara tegas menyatakan dirinya tidak pernah mengirimkan tulisan untuk buku yang membahas praktik dan nilai-nilai Islam dalam kepemimpinan Prabowo Subianto.
“Saya tidak pernah kirim tulisan," tulis TGB dalam akun media sosial Instagram.
Digagas Ahmad Muzani dan Anwar Iskandar
Buku Islam ala Prabowo pertama kali diluncurkan pada Agustus 2025. Peluncuran buku tersebut menjadi bagian dari rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 yang berlangsung di Jakarta.
Buku itu diinisiasi oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Iskandar. Ahmad Muzani juga disebut sebagai salah satu penggagas sekaligus turut menulis bagian prolog.
Perlu diketahui, buku Islam ala Prabowo bukanlah karya yang ditulis langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Buku tersebut disusun oleh Abdur Rahim Hasan, Rikal Dikri, dan Mush’ab Muqoddas.
Selain penulis utama, buku tersebut memuat tulisan dari sejumlah tokoh yang dicantumkan sebagai kontributor pada bagian-bagian tertentu. Materinya mengulas berbagai sisi sosok Prabowo, mulai dari kepemimpinan, spiritualitas, perdamaian hingga kesejahteraan masyarakat.
Karena melibatkan sejumlah tokoh nasional dan akademisi, pencantuman nama dalam daftar penulis maupun kontributor menjadi perhatian tersendiri. Pernyataan TGB yang mengaku tidak pernah mengirim tulisan pun kemudian memunculkan pertanyaan mengenai proses penyusunan buku tersebut.
Dijual Rp129 Ribu
Di luar polemik pencantuman nama kontributor, buku Islam ala Prabowo juga telah beredar secara komersial. Buku tersebut tersedia melalui sejumlah toko buku dan platform perdagangan daring.
Harga yang tercantum di pasaran berada di kisaran Rp125.000 hingga Rp129.000. Kehadiran buku ini sekaligus membuka ruang diskusi mengenai bagaimana nilai-nilai Islam dikaitkan dengan kepemimpinan dan kebijakan publik Prabowo.
Bagi pendukungnya, buku tersebut dinilai dapat memberikan perspektif mengenai penerapan nilai keislaman dalam kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Namun, buku ini juga mendapat kritik dari sebagian masyarakat. Salah satu hal yang dipersoalkan adalah penggunaan judul Islam ala Prabowo yang dinilai tidak lazim oleh sejumlah warganet.
Sebagian kritik lainnya menyoroti nuansa politik dalam buku tersebut. Ada pula pihak yang menilai narasi yang dibangun berpotensi menempatkan sosok Prabowo secara terlalu positif atau mengarah pada glorifikasi.***
Sumber: jawapos
| Penulis | : |
| Editor | : |
| Kategori | : Nasional |
© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex

